Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,249.00 14,249.000
AUD 11,024.97 11,024.970
HKD 1,836.07 1,836.070
MYR 3,460.86 3,460.860
NZD 10,242.18 10,242.180
NOK 1,719.76 1,719.760
GBP 20,158.92 20,158.920
SGD 10,759.37 10,759.370
CHF 15,891.37 15,891.370
JPY 13,015.15 13,015.150
MMK 8.91 8.910
INR 195.28 195.280
KWD 47,401.72 47,401.720
PKR 91.83 91.830
PHP 298.62 298.620
LKR 71.84 71.840
THB 457.22 457.220
BND 10,764.03 10,764.030
EUR 17,332.08 17,332.080
CNY 2,229.23 2,229.230
KRW 12.79 12.790
Last update: 16/06/21 14:01:18
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
CPRO Gelar RUPSLB Independen Kedua 12 Mei
posted by admin on 20/04/09

JAKARTA - PT Central Proteinaprima Tbk (CPRO) siap menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) independen kedua pada 12 Mei 2009 mendatang.

Hal tersebut terjadi setelah Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) mengabulkan permintaan perseroan agar RUPSLB independen kedua hanya dihadiri oleh 50 persen dari pemegang saham yang hadir pada RUPSLB independen pertama saja.

"RUPSLB independen kedua akan diadakan sesuai dengan arahan dan petunjuk Bapepam-LK, sebagai mana tercantum dalam Surat Bapepam-LK No. S-2920/BL/2009 tanggal 17 April 2009," demikian seperti diungkapkan manajemen perseroan dalam prospektus tambahan yang dipublikasikan, serta keterangan tertulis yang diterima okezone, di Jakarta, Senin (20/4/2009).

Dalam prospektus tersebut, perseroan akan mengagendakan dua hal, yakni persetujuan konversi pinjaman subordinari antara perseroan dengan PT Surya Hidup Satwa (SHS) yang telah diinovasikan kepada PT Pertiwi Indonesia (PTPI) pada 9 Oktober 2008 menjadi saham perseroan.

Selanjutnya, dalam agenda RUPSLB juga diagendakan persetujuan atas perubahan kedua perjanjian pinjaman 18 September 2008, khususnya pinjaman dengan SHS.

Dijelaskan juga, latar belakang pelakasanaan RUPSLB independen kedua yakni sebagai tindak lanjut upaya perseroan guna meningkatkan kinerjanya.

Dalam amandemen perjanjian utang subordinasi tersebut terdapat klausul yang mengatakan bahwa pelunasan bisa terjadi seketika bila terjadi kemungkinan perubahan pemegang saham pengendali di CPRO. SHS mengalihkan pinjaman subordinasi tersebut kepada PTPI.

Sebagai informasi, SHS telah memberikan pinjaman subordinasi pada CPRO di tahun 2007. Selain itu, Bapepam-LK sebelumnya meminta CPRO untuk mengadakan RUPSLB dengan dihadiri 50 persen dari total pemegang saham independen.

Sumber okezone.com

Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



Online Pooling