Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,240.00 14,240.000
AUD 10,525.76 10,525.760
HKD 1,831.33 1,831.330
MYR 3,433.96 3,433.960
NZD 10,134.18 10,134.180
NOK 1,641.52 1,641.520
GBP 19,682.55 19,682.550
SGD 10,601.42 10,601.420
CHF 15,513.69 15,513.690
JPY 12,944.67 12,944.670
MMK 8.32 8.320
INR 193.97 193.970
KWD 47,333.47 47,333.470
PKR 84.86 84.860
PHP 284.93 284.930
LKR 71.19 71.190
THB 436.08 436.080
BND 10,592.36 10,592.360
EUR 16,858.88 16,858.880
CNY 2,207.44 2,207.440
KRW 12.23 12.230
Last update: 15/09/21 13:56:14
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
YLKI: Belum Ada Komplain Soal 'Dendeng Celeng'
posted by admin on 03/04/09

JAKARTA - Kabar merebaknya dendeng yang bercampur dengan daging babi hutan (celeng) telah membuat masyarakat menjadi resah. Produk itu ditulis sebagai daging sapi, bahkan dilengkapi logo halal.

Apalagi, untuk membedakan dendeng yang menggunakan daging sapi dengan daging babi, ternyata tak bisa dilakukan hanya dengan pandangan secara kasat mata. Karena ketika sudah diolah menjadi dendeng, tekstur dan warna kedua jenis daging ini, berubah dari aslinya dan tampak sama saat dilihat dengan mata telanjang.

"Memang sangat sulit untuk membedakan mengetahui daging tersebut apakah daging sapi atau bukan secara kasat mata," ujar Ketua YLKI Husna Zahir, Jumat (3/4/2009).

Menurutnya kesalahan paling terberat terletak pada para produsen, bukan pembeli. Karena di sanalah (para produsen) yang mengetahui bahan-bahan apa saja yang dipakai, tetapi mereka tidak menjelaskan kepada para penjual,

"Pembeli itu mungkin bisa dikatakan korban, kalau memang benar dia tidak mengetahuinya, tapi saya pikir mereka kalau menerima barang tidak diberitahu tentang barang itu," tuturnya.

Dinas Perindustrian, Dinas Kesehatan, dan lainnya menjadi pihak yang paling bertanggung jawab beredarnya daging celeng yang dikemas sebagai daging sapi di pasaran. Maka dengan terungkapnya kasus ini, diharapkan tugas pemerintah tidak hanya berhenti melacak pembelinya saja karena tidak ada gunanya, tetapi juga sampai kepada produsennya.

"Pemerintah diharapkan dan dinas-dinas terkait dapat memetakan industri-industri di daerah, kemudian melakukan pembinaan terhadap para produsen-produsen usaha kecil tentang aturan tegas dalam melaporkan usahanya. Pemerintah juga harus lebih tanggung jawab memperdulikan industri-industri di area kecil jangan melulu melihat industri-industri besar saja, selain itu pemerintah juga harus ada jaminan tentang barang-barang yang boleh dikonsumsi oleh masyarakat.

Sementara itu menurut Husna, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan masyarakat yang mengeluhkan beredarnya dendeng yang bercampur dengan daging babi ini di pasaran.

"Belum ada masyarakat yang menyampaikan keluhan atau komplain kepada YLKI," jawabnya.

Sumber okezone.com

Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



Online Pooling