Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,249.00 14,249.000
AUD 11,024.97 11,024.970
HKD 1,836.07 1,836.070
MYR 3,460.86 3,460.860
NZD 10,242.18 10,242.180
NOK 1,719.76 1,719.760
GBP 20,158.92 20,158.920
SGD 10,759.37 10,759.370
CHF 15,891.37 15,891.370
JPY 13,015.15 13,015.150
MMK 8.91 8.910
INR 195.28 195.280
KWD 47,401.72 47,401.720
PKR 91.83 91.830
PHP 298.62 298.620
LKR 71.84 71.840
THB 457.22 457.220
BND 10,764.03 10,764.030
EUR 17,332.08 17,332.080
CNY 2,229.23 2,229.230
KRW 12.79 12.790
Last update: 16/06/21 14:01:18
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
BISI Investasi Rp 65 Miliar
posted by admin on 10/11/08

PT BISI International Tbk (BISI) menyiapkan investasi tahun depan senilai Rp 65 miliar. Dana yang bersumber dari kas internal itu untuk membeli tanah dan peralatan produksi.

“Nilai investasi tahun depan memang tidak sebanyak tahun 2008 mecapai Rp 401 miliar karena kami tidak berencana menambah pabrik baru tahun depan,” kata Direktur Keuangan BISI Setiadi Setiokusumo kepada Investor Daily di Jakarta, akhir pekan lalu.

Dia melanjutkan, meski tidak berencana membangun pabrik tahun 2009, perseroan berniat membeli tanah seluas 10 hektare untuk pembangunan pabrik pembenihan jagung dan padi pada tahun 2010. Biaya pembelian tanah yang berlokasi di Pare, Kediri mencapai Rp 20 miliar. Sisa dana Rp 45 miliar dimanfaatkan untuk membeli peralatan pendukung produksi.

Terkait kinerja keuangan tahun 2009, Setiadi mengatakan, perseroan manargetkan pendapatan sebesar Rp. 2,6 triliun atau naik 48,48% dibanding target tahun 2008 senilai Rp 1,7 triliun. Laba bersih diharapkan tumbuh 44,7% dibanding realisasi tahun 2008. Target tersebut akan dikejar melalui peningkatan volume penjualan benih jagung menjadi 40 ribu ton, dan benih padi 12 ribu ton.

Dia menambahkan, volume penjualan benih jagung diprediksi mencapai 32 ribu ton, pestisida 9.500 ton, dan untuk sayuran 1.995 ton hingga akhir 2008. Sedangkan volume penjualan benih padi akan turun dari 7.700 ton menjadi 3.000 ton akibat pengaruh musim kemarau.

Meski target volume penjualan benih padi diturunkan, pihaknya optimistis proyeksi pendapatan 2008 mencapai Rp 1,7 triliun terlampaui. Demikian pula dengan laba bersih diperkirakan menembus level Rp 392-400 miliar.

Sampai kuartal III-2008, perseroan berhasil melepas sebanyak 25,63 ribu ton benih jagung atau naik 88,83%, sayuran sebanyak 1.443 ton atau meningkat 21,03%, pestisida sebesar 5.771 ton atau tumbuh 23,7%, dan benih padi 1.349 ton atau meningkat 262%.

Pendapatan tumbuh 103,97%, dari Rp 604,07 miliar menjadi Rp 1,23 triliun. Laba bersih naik tajam sekitar 291,98% dari Rp 85,46 miliar menjadi Rp 335,02 miliar.
Sementara itu, pada akhir pekan lalu, saham perusahaan yang berkode BISI ditutup terkoreksi Rp 10 (0,66%) ke posisi Rp 1.490. Saham tersebut ditransaksikan sebanyak 14 kali dengan jumlah saham berpindah tangan 29 ribu saham dan nilai transaksi mencapai Rp 43,22 juta.

Sumber Investor Daily

Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



Online Pooling