Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,301.00 14,301.000
AUD 10,880.05 10,880.050
HKD 1,842.19 1,842.190
MYR 3,466.52 3,466.520
NZD 10,084.07 10,084.070
NOK 1,689.15 1,689.150
GBP 19,996.81 19,996.810
SGD 10,707.40 10,707.400
CHF 15,730.03 15,730.030
JPY 12,970.54 12,970.540
MMK 8.99 8.990
INR 194.38 194.380
KWD 47,723.22 47,723.220
PKR 91.12 91.120
PHP 296.91 296.910
LKR 72.06 72.060
THB 457.01 457.010
BND 10,777.56 10,777.560
EUR 17,164.39 17,164.390
CNY 2,222.56 2,222.560
KRW 12.74 12.740
Last update: 23/06/21 13:59:54
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
BISI Akan Pecah Nominal Saham
posted by admin on 09/07/08

JAKARTA -- PT Bisi International Tbk berencana memecah nilai nominal saham (stock split) dengan rasio maksimal satu berbanding lima.

Aksi korporasi itu bertujuan menjaga harga dan meningkatkan likuiditas saham perusahaan penghasil benih unggul jagung, padi, dan sayur-sayuran itu. "Selama ini saham Bisi kurang likuid, jadi perlu stock split," kata Wakil Direktur Utama Bisi Tjiu Thomas Effendy kepada Tempo di Jakarta

Bisi akan merealisasikan pelaksanaan pemecahan nominal saham ini pada kuartal ketiga tahun ini. Permintaan persetujuan dari pemegang saham juga akan digelar pada Agustus mendatang. "Jika waktunya tidak keburu, akan dilakukan pada kuartal keempat," ujar Thomas.

Menurut dia, dengan jumlah saham beredar lebih banyak, harga saham emiten berkode BISI itu bisa lebih murah dan terjangkau oleh investor kecil. Selain itu, perseroan ingin kenaikan harga saham Bisi semakin bagus. "Para investor retail bisa ikut membeli sahamnya lebih banyak dan menguntungkan."

Selama kuartal pertama 2008, penjualan Bisi melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi Rp 440 miliar dari sebelumnya, Rp 156 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Laba bersihnya naik delapan kali lipat lebih dari Rp 15 miliar menjadi Rp 124,5 miliar. Hingga akhir 2008, pendapatan ditargetkan akan meningkat menjadi Rp 1,7 triliun dari Rp 890 miliar tahun lalu. Adapun keuntungan ditargetkan bertumbuh 150 persen, dari Rp 150,2 miliar pada tahun lalu, menjadi Rp 375,5 miliar.

Tahun ini Bisi mentargetkan peningkatan kapasitas produksi pabriknya hingga 60 ribu ton. Peningkatan dilakukan secara bertahap dari 20 ribu ton pada 2007, seiring dengan mulai beroperasinya dua pabrik baru berkapasitas masing-masing 20 ribu ton. Pabrik baru pertama diperkirakan mulai beroperasi Juni lalu. Pabrik baru kedua akan mulai berproduksi pada Oktober sehingga Bisi diperkirakan bakal mampu menguasai 70 persen pangsa pasar nasional.

Dengan proses peningkatan kapasitas produksi, Bisi mentargetkan mampu memproduksi benih jagung hingga 32 ribu ton tahun ini. Angka ini meningkat hampir dua kali lipat daripada tahun 2007 sebesar 19 ribu ton. Produksi benih padi juga ditargetkan bakal meningkat dari 680 ton pada 2007 menjadi 7.700 ton tahun ini.

Analis pasar modal dari PT BNI Securities, M. Alfatih, memprediksi saham Bisi akan cenderung menguat akibat pemecahan nominal saham, kendati secara teknis harga sahamnya mulai menunjukkan penurunan setelah melonjak pada November tahun lalu.

Alfatih memprediksi saham Bisi masih memiliki potensi bergerak naik untuk jangka panjang. Adapun secara jangka menengah kondisinya cenderung mendatar. "Level support (bawah) saham ini di Rp 4.600 dan level resistance (atas) Rp 5.100-5.300.

Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



Online Pooling