Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,249.00 14,249.000
AUD 11,024.97 11,024.970
HKD 1,836.07 1,836.070
MYR 3,460.86 3,460.860
NZD 10,242.18 10,242.180
NOK 1,719.76 1,719.760
GBP 20,158.92 20,158.920
SGD 10,759.37 10,759.370
CHF 15,891.37 15,891.370
JPY 13,015.15 13,015.150
MMK 8.91 8.910
INR 195.28 195.280
KWD 47,401.72 47,401.720
PKR 91.83 91.830
PHP 298.62 298.620
LKR 71.84 71.840
THB 457.22 457.220
BND 10,764.03 10,764.030
EUR 17,332.08 17,332.080
CNY 2,229.23 2,229.230
KRW 12.79 12.790
Last update: 16/06/21 14:01:18
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Charoen Pokphand Incar Indonesia Timur
posted by admin on 17/06/08

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) bidik pasar Indonesia Timur menyusul kenaikan harga BBM.

“Dampak kenaikan BBM menurunkan daya beli di Jawa, namun tidak begitu di luar Jawa, termasuk Indonesia Timur. Oleh karena itu, tahun ini fokus kami mengembangkan pasar di Indonesia Timur,” ujar Wakil Presiden Direktur CPIN, Thomas Effendy usai RUPS.

Untuk keperluan tersebut, perseroan sedang menambah kapasitas pabrik pakan ternak di Makassar dan Lampung serta melakukan perluasan peternakan (breeding farm) yang dimiliki perseroan.

“Untuk dua feedmill di Makasar dan lampung masing-masing dananya sekitar Rp.54 miliar dan Rp.30 miliar. Dana tersebut termasuk dalam capex kami tahun 2008 yang sebesar Rp.350 miliar,”ujar Thomas Effendy.

Anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp. 350 miliar tersebut diperoleh dari kas internal 60% dan 40% pinjaman dari Citibank

Anggaran tersebut juga akan digunakan untuk pengembangan bisnis utama CPIN yang lain, yaitu Day Old Chick (DOC/anak ayam) dan processing chicken (daging ayam olahan).

“Sekitar 30% capex untuk pengembangan dua bisnis tersebut,”jelas Thomas Effendy.

Pada tahun 2007, produksi pakan ternak perseroan sebanyak 2 juta ton, DOC 480 juta ekor dan processing chicken 28 ribu ton.

Melalui penambahan kapasitas pabrik feedmill di Makasar dan Lampung, CPIN targetkan penambahan produksi sebanyak 300 ribu ton menjadi 2,3 juta ton di 2008.

DOC ditargetkan tumbuh 20% menjadi 576 juta ekor. Untuk processing chicken tumbuh paling pseat lebih dari 50% setiap tahun, menjadi 42 ribu ton.

Berbagai langkah tersebut akan difokuskan penjualan di pasar di Indonesia Timur. Dengan strategi tersebut diharapkan pangsa pasar tidak digerus oleh kenaikan BBM di tahun 2008 ini.

“Kenaikan BBM tidak mempengaruhi daya beli masyarakat luar Jawa. Karena kenaikan BBM diiringi dengan kenaikan harga komoditas perkebunan dan pertambangan di luar Jawa. Jadi potensi pasar Indonesia Timur justru positif,” ulas Thomas.

Dengan membidik pasar Indonesia Timur CPIN menargetkan pertumbuhan perolehan penjualan cukup signifikan di tahun 2008 hampir 40% menjadi Rp. 12 triliun dari sebelumnya Rp. 8,7 triliun.

Mengenai dividen, pemegang saham menyetujui untuk tidak membagikan dividen tahun 2007 lalu. Laba bersih CPIN di 2007 sebesar Rp.185,5 miliar.

“Alasannya karena akibat kenaikan harga komoditi membuat kami membutuhkan modal kerja lebih banyak. Jadi laba bersih 2007 kami tempatkan pada dana cadangan,” tutup Thomas Effendy


Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 3.400 (5 users)

Rate this news:



Online Pooling