Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,837.00 14,837.000
AUD 10,293.65 10,293.650
HKD 1,890.01 1,890.010
MYR 3,370.26 3,370.260
NZD 9,359.86 9,359.860
NOK 1,498.27 1,498.270
GBP 18,196.30 18,196.300
SGD 10,692.91 10,692.910
CHF 15,409.11 15,409.110
JPY 10,939.86 10,939.860
MMK 8.22 8.220
INR 189.67 189.670
KWD 48,363.01 48,363.010
PKR 69.99 69.990
PHP 272.23 272.230
LKR 41.08 41.080
THB 418.95 418.950
BND 10,688.82 10,688.820
EUR 15,633.20 15,633.200
CNY 2,215.99 2,215.990
KRW 11.44 11.440
Last update: 29/06/22 12:55:19
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Cara Menyikapi Si Penikam
posted by admin on 31/03/08

Memang menyenangkan bila memiliki teman-teman yang baik dan kompak. Apalagi anda dituntut untuk bekerja secara team, sudah pasti anda harus menjaga kekompakkan dan profesionalisme. Belum lagi di kantor penuh dengan hal yang bersifat kompetitif.

Kompetisi yang cukup ketat terkadang menyebabkan persaingan yang tidak sehat. Hal ini terkadang menyebabkan beberapa orang menjadi penikam bagi temannya sendiri hanya untuk memenangkan persaingan. Menurut beberapa pakar psikologi, ada beberapa ciri penikam yang bisa anda waspadai, simak berikut ini.

Senang membicarakan kelemahan dan kejelekan oranglain. Dia akan melakukan hal itu, meskipun orang tesebut sama sekali tidak mengganggunya.

Pintar menyakinkan dan mempengaruhi orang lain melalui kata-katanya yang diucapkannya. Sehingga lawan bicara mempercayainya hampir semua kata-katanya.

Tidak ingin dikalahkan oleh orang lain. Sehingga jika ada oranglain yang lebih pintar atau lebih berhasil darinya maka ia akan menganggap orang itu sebagai ancaman yang harus segera disingkirkan.

Dia sangat senang mencari perhatian terutama pada bos dengan menunjukkan bahwa ia tahu tentang segala hal. Tetapi ia tidak peduli seandainya apa yang disampaikan pada atasan akan berakibat menjatuhkan rekannya.

Jika ia memiliki kelompok maka ia akan mempengaruhi kelompoknya untuk sama-sama menjadi penikam. Tapi seandainya pengaruhnya tidak berhasil ia akan bekerja sendiri dengan cara mempengaruhi atasan langsung.

Selalu bermulut ‘manis’ di depan anda atau di depan siapapun sekalipun pada orang yang dianggap ‘tandingannya’. Padahal ia sedang menyusun strategi untuk menjatuhkan lawannya itu.

Apabila ada teman di lingkungan kerja yang seperti ini, sebaiknya berhati-hatilah, jangan sampai anda menjado korban yang ditikamnya. Untuk mengantisipasi penikam, ada triknya lho, simak berikut ini.

Jalin hubungan baik dengan sesama rekan kerja, atasan maupun bawahan. Sebenarnya hal ini bukan hanya untuk menangkal datangnya penikam. Tetapi menjalin hubungan baik dengan semua rekan di kantor memang diperlukan jika anda ingin bertahan di lingkungan kerja.

Hubungan yang baik dengan rekan-rekan anda semestinya juga dibarengi dengan komunikasi yang baik pula. Sehingga jika suatu saat terjadi sesuatu pada diri anda maka anda sudah memiliki jaringan yang baik. Sehingga rekan-rekan anda akan sulit mempercayai si penikam seandainya ia berniat menjatuhkan nama baik anda.

Bekerja dengan sebaik-baiknya dan seprofesional mungkin. Jadi jika suatu saat si penikam akan menjatuhkan performa kerja anda maka ia tidak akan bisa membuktikannya.

Yang perlu anda ingat, jika si penikam mempengaruhi anda untuk ikut-ikutan menikam orang lain, jangan sampai anda terpengaruh. Jangan sampai anda memberi dukungan pada hal-hal yang bersifat negatif seperti ini, karena tidak akan memberi keuntungan untuk anda.

Pada intinya anda harus bisa menjadi teman yang baik bagi semua rekan anda tapi tidak dengan memberi dukungan pada si penikam. Atau jika perlu anda berikan pengertian kepadanya bahwa apa yang dilakukannya hanya akan merugikan dirinya sendiri. Mungkin hal ini tidak akan berdampak sekarang, tetapi akan memperburuk kredibilitas anda di masa yang akan datang.

sumber : perempuan.com

Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



Online Pooling