Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,837.00 14,837.000
AUD 10,293.65 10,293.650
HKD 1,890.01 1,890.010
MYR 3,370.26 3,370.260
NZD 9,359.86 9,359.860
NOK 1,498.27 1,498.270
GBP 18,196.30 18,196.300
SGD 10,692.91 10,692.910
CHF 15,409.11 15,409.110
JPY 10,939.86 10,939.860
MMK 8.22 8.220
INR 189.67 189.670
KWD 48,363.01 48,363.010
PKR 69.99 69.990
PHP 272.23 272.230
LKR 41.08 41.080
THB 418.95 418.950
BND 10,688.82 10,688.820
EUR 15,633.20 15,633.200
CNY 2,215.99 2,215.990
KRW 11.44 11.440
Last update: 29/06/22 12:55:19
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Benarkah Perempuan Lemah di Dunia Kerja?
posted by admin on 19/02/08

Banyak pekerja yang menyepelekan beberapa hal penting dalam peningkatan karirnya. Jika ingin laju karir melesat cepat maka kenali nilai atau sikap yang tidak disepelekan di dunia kerja. Jangan cepat bersikap menyepelekan yang memungkinkan akan membuat karir anda jalan di tempat. Simak beberapa nilai atau sikap yang sering disepele, lalu cobalah ubah menjadi lebih baik.

Malas mengasah jiwa kepemimpinan. Budaya paternalis, membuat banyak perempuan segan menargetkan diri sebagai pemimpin. Padahal, tampuk pimpinan bukan semata didominasi lelaki. Sebaiknya targetkan karakter kepemimpinan yang ingin dilatih, sehingga dapat membuat action plan realistis. Jangan sia-siakan kesempatan mengikuti workshop latihan dasar kepemimpinan. Dalami buku tentang kepemimpinan dasar sebagai bahan referensi.

Bekerja ‘separuh hati’. Berbeda dari lelaki, yang bekerja dengan alasan aktualisasi diri, orientasi berprestasi dan pencapaian target. Sebagian perempuan menganggap pekerjaan sebagai ‘selingan’ mengisi waktu. Akibatnya, banyak perempuan malas dan cepat menyerah bila menemui masalah di tempat kerja.

Sebagai solusinya, temukan motivasi yang tumbuh dari dalam diri (intrinsik), diluar motivasi ekstrinsik (mengisi waktu luang atau mendapatkan tambahan penghasilan). Mengenali dan mengingat kembali motivasi intrinsik akan mendorong anda menampilkan totalitas utuh dalam bekerja.

Tidak menguasai bahasa asing. Sebenarnya, ‘program’ otak perempuan lebih mudah menyerap pelajaran bahasa dibandingkan lelaki. Tetapi banyak perempuan yang kurang menyadari kekuatan dan peluang yang dapat diraih bila menguasai bahasa asing. Solusinya, bangun motivasi diri dengan memahami dengan jelas alasan harus menguasai bahasa asing. Buatlah target belajar efektif dan simpel. Mulailah membaca majalah asing. Jika kesulitan memahami artikel itu, jangan buru-buru berhenti. Ikuti kursus bahasa asing, terutama yang menyediakan pengajar native speaker.

Enggan membuat evaluasi pekerjaan. Malas membuat rekapitulasi pekerjaan, karena sering dianggap sebagai pekerjaan ekstra. Padahal atasan akan sangat menghargai jika anda proaktif dan konsisten melakukan evaluasi pekerjaan secara rutin. Solusinya, sisihkan waktu secara berkala mendata pekerjaan yang sudah dilakukan. Gunakan bantuan komputer dan temukan sistem yang tepat, yang memudahkan membuat rekapitulasi pekerjaan. Jadikan info rekapitulasi sebagai sesuatu yang bernilai tambah, bukan pekerjaan administrasi belaka.

Malas bersosialisasi. Biasanya, alasan karyawan malas bersosialisasi dengan divisi lain di kantor adalah merasa tidak punya waktu. Tapi tidak bisa dibantah, bersosialisasi dengan divisi lain itu penting. Selain sebagai jaringan ‘inteligen’ informasi, rekan di divisi lain akan lebih ringan tangan membantu saat anda butuh pertolongan. Cobalah nikmati bersosialisasi dengan relaks dan fun. Mulailah dari cara sederhana, misalnya menyebar e-mail bagus untuk rekan-rekan divisi lain. Berpartisipasi bila ada kesempatan yang memungkinkan bisa bertemu rekan divisi lain.

Tidak tertarik teknologi. Perempuan memang cenderung tidak tertarik pada dunia teknologi. Padahal jika anda juga mendalami beragam program atau fitur yang ada pada perangkat teknologi, tentunya akan mempermudah pekerjaan. Sebaiknya anda perlu segera mengganti mindset bahwa teknologi adalah ‘mainan’ lelaki. Kenali masalah yang terjadi dan cara pemecahannya sebelum memanggil staf IT. ‘PR’ utama adalah mengenali dasar-dasar program perangkat teknologi yang mendukung pekerjaan.

Tidak membaca surat kabar. Banyak perempuan merasa lebih pas dan cukup puas dengan tabloid gosip, sementara surat kabar atau majalah bisnis dianggap sebagai bacaan lelaki. Kurangnya anda meng-update isu-isu terbaru seputar bisnis, menjadikan anda sulit memasuki ‘wilayah’ posisi kerja lebih tinggi. Cobalah anda mulailah membaca surat kabar dan majalah bisnis atau ikutilah diskusi di komunitas profesional. Ajak rekan kerja mendiskusikan topik hangat di surat kabar.

Tidak menguasai public speaking. Public speaking merupakan media paling baik untuk ‘menjual’ diri di dunia kerja. Kepandaian berbicara di depan umum bermanfaat membuat nama dan figur anda lebih cepat dikenal orang. Sebaiknya anda perbanyak bacaan dari buku atau majalah tentang topik ini. Gunakanlah momen sehari-hari untuk berlatih. Jika merasa tak mampu belajar sendiri, ikuti kursus singkat adalah solusi terbaik.

Malu menonjolkan kesuksesan. Karena tidak ingin dianggap sombong, saat berhasil melakukan tugas penting dan mendapatkan pujian, anda justru merasa lebih senang bersikap rendah hati, menyembunyikan kontribusi diri dalam kesuksesan tersebut. Cobalah mulailah menghargai diri sendiri dengan sekecil apa pun keberhasilan anda. Jangan menolak pujian. Minimal anda katakan, “Terima kasih….” Biasakan menerima pujian dengan tidak menyombongkan diri.

Mengabaikan tantangan. Seringkali, saat dilimpahkan tugas besar, rasa takut gagal langsung menghantui pikiran. Akibatnya, bukannya mengambil tantangan tersebut, anda justru menolak. Sebaiknya, jangan menolak jika ditawari menangani proyek apapun. Ini merupakan kesempatan untuk unjuk gigi. Persiapkan proyek sebaik mungkin. Luangkan waktu untuk menyiapkan berbagai keperluan untuk mengatasi permasalahan. Benar tidak ya hal diatas?

sumber : perempuan.com


Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



Online Pooling