Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,301.00 14,301.000
AUD 10,880.05 10,880.050
HKD 1,842.19 1,842.190
MYR 3,466.52 3,466.520
NZD 10,084.07 10,084.070
NOK 1,689.15 1,689.150
GBP 19,996.81 19,996.810
SGD 10,707.40 10,707.400
CHF 15,730.03 15,730.030
JPY 12,970.54 12,970.540
MMK 8.99 8.990
INR 194.38 194.380
KWD 47,723.22 47,723.220
PKR 91.12 91.120
PHP 296.91 296.910
LKR 72.06 72.060
THB 457.01 457.010
BND 10,777.56 10,777.560
EUR 17,164.39 17,164.390
CNY 2,222.56 2,222.560
KRW 12.74 12.740
Last update: 23/06/21 13:59:54
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Target Laba CP Prima Rp 330 Miliar
posted by admin on 05/12/07

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Central Proteinaprima (CP Prima) menargetkan laba bersih sampai akhir tahun mencapai Rp 330 miliar.

Perseroan telah membukukan laba bersih per September 2007 sebesar Rp 185 miliar. Perseroan yakin dapat mencapai target ini melalui revitalisasi alat berat, divestasi usaha serta penjualan power plant perseroan.

Saat ini CP Prima sedang melakukan revitalisasi alat-alat berat dengan biaya mencapai US$ 9,4 miliar. Biaya ini akan diambil dari belanja modal 2007 (US$ 84 miliar) dan belanja modal 2008 (US$ 90 miliar). Perseroan mengharapkan, revitalisasi ini akan meningkatkan produksi sampai dua kali lipat. "Namun, peak of performance baru akan tercapai pada 2010," kata Direktur Operasional CP Prima Mahar Sembiring di acara public expose di Jakarta, Selasa (04/12)

Setelah mengakuisisi tambak udang terbesar di Asia Tenggara, PT Aruna Wijaya Sakti (sebelumnya bernama PT Dipasena Citra Darmaja), CP Prima berencana menjual tanah, bangunan, serta seluruh asetnya di Semarang dan Demak kepada PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).
Aset yang berdiri di atas lahan seluas 11.225 dan 36.612 meter persegi ini adalah dua pabrik pakan ayam (poultry feed).

CP Prima yang juga akan menjual tiga pembangkit listrik berkapasitas masing-masing 63 megawatt (MW) dan 87,3 MW, berlokasi di Lampung. CP Prima akan menjual aset ini kepada perusahaan pembangkit listrik, PT Central Daya Energi dengan harga Rp 900 miliar. "Dana hasil ini akan meningkatkan laba bersih dan menambah dana untuk revitalisasi," ujar Gunawan Tasmil, Direktur Keuangan CP Prima. Sahala Lumbanraja/TNR

Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



Online Pooling