Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,865.00 14,865.000
AUD 10,236.34 10,236.340
HKD 1,894.37 1,894.370
MYR 3,375.83 3,375.830
NZD 9,275.76 9,275.760
NOK 1,505.48 1,505.480
GBP 18,089.52 18,089.520
SGD 10,687.17 10,687.170
CHF 15,533.89 15,533.890
JPY 10,944.31 10,944.310
MMK 8.08 8.080
INR 188.60 188.600
KWD 48,464.03 48,464.030
PKR 72.29 72.290
PHP 270.59 270.590
LKR 41.26 41.260
THB 420.86 420.860
BND 10,700.27 10,700.270
EUR 15,591.30 15,591.300
CNY 2,219.01 2,219.010
KRW 11.50 11.500
Last update: 06/07/22 12:52:32
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Charoen dan Indocement Pendatang Baru Masuk Transaksi Marjin
posted by admin on 04/12/07

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menambah dua saham baru yang memenuhi syarat untuk melakukan transaksi marjin. Kedua saham baru itu yakni saham PT Charoen Pokhpan Indonesia Tbk (CPIN) dan PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP).

Demikian disampaikan oleh Kepala Divisi Perdagangan BEI Hamdi Hassyarbaini, dalam keterbukaan informasi di BEI, Jakarta, Senin (3/12/2007).

Penunjukan itu sesuai dengan keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No Kep-09/PM/1997 tertanggal 30 April 1997 tentang Pembiayaan Penyelesaian Transaksi Efek oleh Perusahaan Efek bagi Nasabah.

"Oleh sebab itu, kami umumkan ada sekira 57 saham emiten yang memenuhi persyaratan transaksi marjin," kata Hamdi.

Menurutnya, selain dua saham baru yakni CPIN dan INTP, sisanya merupakan saham lama yang telah ditransaksikan marjin, yaitu Telkom, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PP London Sumatera Tbk (LSIP), PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA), PT Medco Energy Tbk (MEDC), PT Multipolar Tbk (MLPL), PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN),  PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Global Mediacom Tbk (BMTR), dan PT Bank BNI Tbk (BNII).

Sedangkan saham yang mengakibatkan posisi short ada sekitar 10 saham antara lain PT Telkom Tbk (TLKM), PT Bank BNI Tbk (BNII), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank BRI Tbk (BBRI), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), MLPL, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Bank Niaga Tbk (BNGA), dan PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN).

"Ketentuan tersebut mulai berlaku tanggal 3 Desember 2007 yang sekaligus mencabut pengumuman BEJ No. Peng-388/BEK-DAG/U/10- 2007 tertanggal 31 Oktober 2007," tambahnya. (rhs)

Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 3.000 (1 users)

Rate this news:



Online Pooling