Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,301.00 14,301.000
AUD 10,880.05 10,880.050
HKD 1,842.19 1,842.190
MYR 3,466.52 3,466.520
NZD 10,084.07 10,084.070
NOK 1,689.15 1,689.150
GBP 19,996.81 19,996.810
SGD 10,707.40 10,707.400
CHF 15,730.03 15,730.030
JPY 12,970.54 12,970.540
MMK 8.99 8.990
INR 194.38 194.380
KWD 47,723.22 47,723.220
PKR 91.12 91.120
PHP 296.91 296.910
LKR 72.06 72.060
THB 457.01 457.010
BND 10,777.56 10,777.560
EUR 17,164.39 17,164.390
CNY 2,222.56 2,222.560
KRW 12.74 12.740
Last update: 23/06/21 13:59:54
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Ayam pun Tiada di Ho Chi Minh
posted by admin on 18/01/07

Sukses Tangani Flu Burung

Jakarta - Menkes Siti Fadilah Supari minta Jakarta bersih dari unggas minggu ini. Sedang Gubernur Sutiyoso memberi deadline 31 Januari. Di Ho Chi Minh, resep itu sudah diuji coba dan terbukti tokcer. Hasilnya, sudah lama kasus flu burung tak ditemukan lagi di Vietnam.

"Selama saya 2 hari di sana (Ho Chi Minh) memang saya tidak ketemu seekor ayam pun. Saya juga sempat ke "wet market" (pasar tradisional), juga tidak ada yang menjual ayam hidup," cerita Dr Tjandra Yoga Aditama pada detikcom, Kamis (18/1/2007).

Dr Tjandra adalah dokter dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK UI. Dia juga bekerja di RS Persahabatan yang belakangan ini menampung pasien flu burung.

Dr Tjandra menuturkan, dia pergi ke Ho Chi Minh pada hari Minggu hingga Selasa pekan ini. Tujuannya adalah RS Tropik yang menangangi kasus flu burung di negeri itu. Di RS itu juga ada gedung, fasilitas dan ahli dari Oxford University Inggris yang bekerja bersama dokter setempat.

Selain melihat tidak ada seekor ayam hidup pun di Ho Chi Minh, Dr Tjandra juga menemukan sejumlah temuan.

Pertama, penanganan pasien di RS Tropik pada prinsipnya sama dengan yang kita lakukan di Indonesia. Obat yang mereka berikan adalah oseltamivir, antibiotika (ceftriaxon dan Azythromycin). "Mereka pernah beri steroid tapi belakangan tidak lagi," kata Dr Tjandra.

Kedua, prosuder diagnostik juga sama dengan kita di Indonesia. Pada sebagian kasus juga dilakukan bronkoskopi dan CT scan, seperti juga kita di Indonesia

Ketiga, mereka sampai sekarang masih "mengikuti" pasien yang sudah sembuh. Mereka antara lain ketemu seorang anak yang belakangan ada "bullae" (lubang besar) di parunya, juga ada yang terbentuk jaringan ikat beberapa bulan setelah sembuh.

"Dari pasien yang diikuti ini mereka juga mencoba membuat antibodi monoklonal untuk pengobatan dan pencegahan," demikian kisah Dr Tjandra.

Previous News     |      Next News

Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



Online Pooling