Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,296.00 14,296.000
AUD 11,047.08 11,047.080
HKD 1,842.47 1,842.470
MYR 3,464.94 3,464.940
NZD 10,328.60 10,328.600
NOK 1,717.09 1,717.090
GBP 20,240.93 20,240.930
SGD 10,798.97 10,798.970
CHF 15,894.21 15,894.210
JPY 13,032.88 13,032.880
MMK 9.02 9.020
INR 196.08 196.080
KWD 47,438.87 47,438.870
PKR 92.37 92.370
PHP 299.26 299.260
LKR 72.23 72.230
THB 458.68 458.680
BND 10,781.15 10,781.150
EUR 17,424.48 17,424.480
CNY 2,238.48 2,238.480
KRW 12.85 12.850
Last update: 09/06/21 13:59:44
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Mulai 1 Februari warga Jakarta dilarang memelihara unggas
posted by admin on 18/01/07

Provinsi DKI Jakarta yang mulai Februari mendatang mengeluarkan larangan pemeliharaan unggas di area permukiman penduduk.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah kian serius menangani penyebaran virus flu burung yang merebak kembali belakangan ini. Setidaknya dimulai dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mulai Februari mendatang mengeluarkan larangan pemeliharaan unggas di area permukiman penduduk. Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2007 yang diterbitkan Rabu (17/1) siang.

Peraturan gubernur tersebut berlaku mulai 1 Februari mendatang. Ketentuannya antara lain warga Jakarta dilarang memelihara unggas di lingkungan permukiman. Sedangkan bagi warga yang memelihara burung hias harus dilengkapi sertifikat dari Dinas Peternakan dan Perikanan di masing-masing wilayah. Menurut Gubernur DKI Sutiyoso, peraturan gubernur itu diterbitkan untuk mengantisipasi endemik flu burung di Jakarta.

Dalam peraturan itu juga disebutkan mulai 17-31 Januari warga diminta secara sukarela meniadakan unggas-unggas peliharaannya. Peniadaan itu dapat dengann dikonsumsi secara benar, dijual atau dimusnahkan. Untuk pelaksanaan pemusnahan itu, Pemerintah DKI Jakarta akan melakukan inspekti secara bertahap, bersama instansi terkait ke permukiman warga.(DEN)

Previous News     |      Next News

Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



Online Pooling