Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,249.00 14,249.000
AUD 11,024.97 11,024.970
HKD 1,836.07 1,836.070
MYR 3,460.86 3,460.860
NZD 10,242.18 10,242.180
NOK 1,719.76 1,719.760
GBP 20,158.92 20,158.920
SGD 10,759.37 10,759.370
CHF 15,891.37 15,891.370
JPY 13,015.15 13,015.150
MMK 8.91 8.910
INR 195.28 195.280
KWD 47,401.72 47,401.720
PKR 91.83 91.830
PHP 298.62 298.620
LKR 71.84 71.840
THB 457.22 457.220
BND 10,764.03 10,764.030
EUR 17,332.08 17,332.080
CNY 2,229.23 2,229.230
KRW 12.79 12.790
Last update: 16/06/21 14:01:18
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Pandemi Flu Burung tak Perlu Dikhawatirkan
posted by admin on 15/12/06

JAKARTA--MIOL: Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ancaman pandemi flu burung pada awal 2007. Pandemi flu burung (melanda banyak negara secara serentak) terjadi pada situasi dan kondisi tertentu.

Situasi dan kondisi tertentu, misalnya, ketika sekitar 20 anak di sebuah sekolah meninggal karena radang paru-paru (pneumonia) lalu diketahui penyebabnya adalah virus H5N1 (flu burung).

Dengan kata lain telah terjadi mutasi gen, yakni penularan virus dari hewan ke hewan menjadi dari manusia ke manusia (H5N2) serta terjadi dalam cluster besar.

"Virus seperti ini berbahaya, karena selain memiliki sifat letalitas tinggi (sifat virus flu burung), juga berdaya tular cepat (sifat flu manusia)," kata Direktur Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, dr Santoso Soeroso, dalam simposium Plasmid Avian Flu-Peril HIV/AIDS III 2006' di Jakarta, Kamis (14/12).

Tetapi semua tanda ancaman pandemi flu burung seperti itu belum pernah terjadi di Indonesia. Kini, Indonesia baru berada pada stadium III dari enam stadium perkembangan virus flu burung.

Pada stadium III, virus flu burung hanya menular dari satu unggas ke unggas lain. Sedangkan pada stadium IV, penularan virus flu burung terjadi dari manusia ke manusia.

Hingga kini, perpindahan dari stadium III menuju stadium IV belum dapat diperkirakan waktunya. Namun, jika sudah memasuki stadium IV, hanya perlu waktu tiga bulan untuk menuju stadium VI atau stadium pandemi flu burung. Selain itu, ancaman flu burung di Indonesia tidak diikuti kecenderungan naiknya kasus flu burung pada akhir 2006.

"Meskipun pada 2006 terjadi 57 kasus positif (flu burung) atau lebih banyak dari 2005 sebanyak 17 kasus, pada akhir 2006 terjadi penurunan kasus," ujar Santoso.

Perawatan layak

Meskipun demikian, masyarakat tetap harus waspada terutama pada sumber penularan dengan menjaga kebersihan unggas dan melakukan vaksinasi serta surveillance pada unggas yang diduga terjangkit virus flu burung.

Belum lama ini seorang pakar flu burung asal Jepang mengungkapkan bahwa dua negara, yakni Indonesia dan Vietnam, perlu mendapat perhatian serius karena menjadi tempat bermutasinya virus H5N1 (flu burung) menjadi virus yang menyebar seperti halnya flu pada manusia.

Terlebih kedua negara tersebut selain akan mengalami musim hujan dan memiliki tingkat kepadatan penduduk tinggi, juga menjadi daerah berpotensi mengalami mutasi gen virus di antara negara lain.

"Hal itu sebaiknya tidak disikapi dengan kekhawatiran berlebihan. Ancaman pandemi flu burung hanya terjadi pada situasi dan kondisi tertentu," ungkap Santoso.

Sementara itu, RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru dalam tiga hari terakhir merawat dua pasien yang diduga terjangkit virus flu burung. Keduanya dirawat setelah mengalami demam tinggi setelah ditemukan ayam mati mendadak di lingkungan rumah pasien.

Kedua pasien adalah Fakhrul Rozy, 9, warga Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, yang masuk ke rumah sakit Selasa (12/12) dan Edo Bagus Triandi, 3,5, warga Desa Simpang II Bangun, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, yang dirawat sejak Rabu (13/12).

Tetapi kedua pasien tersebut tidak memperoleh perawatan layaknya pasien yang diduga positif terjangkit flu burung. Kedua pasien hanya dirawat di ruang Merak II bergabung dengan pasien umum lain.

"Dokter belum bisa memastikan apakah Edo positif terjangkit flu burung. Kondisi Edo sudah mulai membaik," kata Miswanto, ayah Edo Bagus Triandi.

Direktur RSUD Arifin Ahmad, Mursal Amir, mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab demam tinggi yang diderita kedua pasien bersangkutan.

Previous News     |      Next News

Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



Online Pooling