Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,301.00 14,301.000
AUD 10,880.05 10,880.050
HKD 1,842.19 1,842.190
MYR 3,466.52 3,466.520
NZD 10,084.07 10,084.070
NOK 1,689.15 1,689.150
GBP 19,996.81 19,996.810
SGD 10,707.40 10,707.400
CHF 15,730.03 15,730.030
JPY 12,970.54 12,970.540
MMK 8.99 8.990
INR 194.38 194.380
KWD 47,723.22 47,723.220
PKR 91.12 91.120
PHP 296.91 296.910
LKR 72.06 72.060
THB 457.01 457.010
BND 10,777.56 10,777.560
EUR 17,164.39 17,164.390
CNY 2,222.56 2,222.560
KRW 12.74 12.740
Last update: 23/06/21 13:59:54
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Flu Burung Belum Tulari Manusia
posted by admin on 17/11/06

Kasus flu burung di Sumatera Barat

PADANG, KOMPAS--Masyarakat Sumatera Barat was-was dengan kasus flu burung, menyusul mati mendadaknya ribuan ekor unggas ayam di sejumlah nagari (pemerintahan terendah pengganti desa) di Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Sawahlunto Sijunjung, sejak dua pekan terakhir. Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumbar sudah bergerak lebih cepat dari dugaan semula.

"Tim sudah turun ke lapangan memeriksa dan memberikan vaksin. Sampel darah pasien yang diduga suspect flu burung pun sudah dikirim, dan hasil penelitian yang kami terima hari ini, Kamis, negatif. Jadi tidak kami temui adanya penularan virus flu burung pada unggas ayam pada manusia di daerah ini," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, Rosnini Savitri, yang dihubungi secara terpisah mengatakan, kasus flu burung tidak dijumpai pada manusia di Sumatera Barat. Dari penelitian sampel darah oleh Balitkes di Jakarta, dua pasien --berusia 2,5 tahun dan 11 tahun-- yang diduga suspect flu burung, hasil tes darahnya negatif.

Sedang dari pemeriksaan awal terhadap unggas ayam yang mati mendadak, kata Kepala Dinas Peternakan Provinsi Sumbar, Benny Muchtar, hasilnya 55 persen positif flu burung. "Namun, hasil resmi penelitian Balai Pemeriksaan Penyakit Veteriner Regional II Bukittinggi, baru bisa diketahui beberapa hari ke depan," ujarnya.

Previous News     |      Next News

Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



Online Pooling