Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,865.00 14,865.000
AUD 10,236.34 10,236.340
HKD 1,894.37 1,894.370
MYR 3,375.83 3,375.830
NZD 9,275.76 9,275.760
NOK 1,505.48 1,505.480
GBP 18,089.52 18,089.520
SGD 10,687.17 10,687.170
CHF 15,533.89 15,533.890
JPY 10,944.31 10,944.310
MMK 8.08 8.080
INR 188.60 188.600
KWD 48,464.03 48,464.030
PKR 72.29 72.290
PHP 270.59 270.590
LKR 41.26 41.260
THB 420.86 420.860
BND 10,700.27 10,700.270
EUR 15,591.30 15,591.300
CNY 2,219.01 2,219.010
KRW 11.50 11.500
Last update: 06/07/22 11:32:33
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Temukan Motivasi Yang Mendasari Pemikiran, Perasaan, dan Tindakan Seseorang (2)
posted by admin on 20/10/06

Arti penting dari kata-kata dan tindakan, bahkan dalam kondisi tanpa kata-kata dan pasif, akan terungkap melalui motif yang tersembunyi.

Ilustrasi berikutnya adalah mengenai Raja Henry VIII dari Inggris yang akhirnya dapat mengerti motif utama di balik penolakan Thomas More untuk menjalani perintahnya. Thomas More menolaknya dengan cara tidak bicara dan bersikap pasif.

Sebagai menteri kabinet di bidang hukum (Lord Chancellor), Thomas More adalah salah satu penasehat Raja Henry yang paling dipercaya dan dihormati. Tetapi pada tanggal 1 Juli 1535, Moore berdiri di hadapan sidang pengadilan Westminster Hall London dan menjadi tersangka dengan tuduhan secara pribadi telah menumbuh-suburkan pemikiran yang bersifat memberontak dimana nyatanya dia sendiri tidak pernah mengungkapkan pikirannya tersebut baik kepada istri maupun teman-teman dekatnya. Walapun demikian, Raja Henry mengetahui motif tersembunyi yang dimiliki More dan menyeretnya kepengadilan dimana akhirnya More menemui ajalnya.

Karir Thomas More bermula dari Oxford, tempat dimana dia belajar hukum. Tidak lama kemudian dia telah menjadi salah seorang pengacara yang paling dikagumi di Inggris dan kemudian diangkat menjadi anggota parlemen. Kebrilianan More akhirnya menyebabkan Raja Henry mengangkatnya menjadi menteri kabinet, sebuah jabatan hukum paling tinggi di Inggris.

Ketika istri Raja Henry, Catherine dari Aragon, tidak berhasil membuahkan keturunan bayi lelaki sebagai pewaris tahta kerajaan, raja bermaksud menceraikannya. Tetapi hukum gereja Katolik yang mengatur perkawinan di Inggris baik untuk raja ataupun rakyatnya, melarang perceraian, kecuali dalam kondisi tertentu dimana hukum gereja tidak berlaku terhadap Raja Henry. Raja berpaling kepada Thomas untuk meminta pertolongan. Harapannya adalah perkawinannya dapat dibatalkan karena Catherine adalah janda dari mendiang saudaranya. More berpendapat perkawinan raja tidak dapat dibatalkan secara hukum. Mendengar ini raja sangat marah. Awalnya membujuk kemudian menekan, More tetap menolak. Akhirnya raja menyerah. Dia hanya minta More untuk tidak menentang usaha raja untuk membujuk Paus supaya membatalkan perkawinannya. Thomas More setuju, karena dia berasumsi raja akhirnya akan mematuhi hukum jika Paus menolak permintaan raja.

Raja Henry kemudian mengirim surat berhiaskan emas kepada Paus Clement. Surat tersebut telah ditandatangani oleh para bangsawan dan pejabat gereja paling berpengaruh di Inggris, kecuali satu orang – Sir Thomas More. Ketika surat tersebut gagal membuahkan keinginannya, raja Henry memproklamirkan dirinya sebagai pemimpin agung tertinggi dari gereja Inggris. Kecewa terhadap keputusan raja, Sir Thomas bertemu secara pribadi dengan raja, menyerahkan kembali simbol jabatannya kepada raja, membungkuk dan mengundurkan diri sebagai menteri kabinet hukum..

Pejabat gereja yang sekarang menduduki posisi di bawah raja dengan segera membatalkan perkawinan raja dengan Catherine. Raja kemudian menikahi Ann Boleyn yang sedang hamil saat itu. Walaupun More tidak mengatakan atau melakukan sesuatu yang menunjukkan ketidak-setujuannya terhadap tindakan raja, raja Henry sekarang mengerti motif utama dari penolakan More selama ini. Pada awalnya Henry mengira More hanya tidak setuju terhadap sebuah hukum yaitu sehubungan dengan perceraian. Tetapi sekarang Henry sadar, bahwa More dengan tegas menentang penyerahan aturan hukum (rule of law) di bawah kekuasaan setiap raja. More percaya, jika Henry dapat melanggar dan mengganti sebuah hukum, maka raja akhirnya akan melanggar semua hukum yang ada. Jika hal itu terjadi, pada akhirnya Inggris akan kembali ke jaman monarki absolut. Pemikirannya yang sangat mendalam ini memotivasi Sir Thomas untuk menentang Henry, walaupun caranya adalah dengan diam secara pasif.

Dengan tujuan untuk memaksa More mengemukakan ketidak-setujuannya secara terbuka kepada raja, Henry memaksakan terbitnya sebuah keputusan melalui parlemen yang mewajibkan seluruh pejabat terkemuka Inggris untuk bersumpah mendukung status raja yang baru sebagai pemimpin gereja. Pejabat kerajaan kemudian mendatangi kediaman More dan memintanya untuk memberikan sumpahnya kepada raja. Seperti sudah diduga sebelumnya, More menolak untuk memberikan sumpah. Ketika ditanya, kenapa? More tidak mau bicara apapun juga. Marah besar, raja memenjarakannya di menara London dan menyuruh bawahannya untuk menggolongkan kasus ini sebagai pengkhianatan tingkat tinggi.

Di pengadilan, Sir Thomas mempertahankan dirinya dengan menunjukkan hal yang sangat jelas yaitu : Dia tidak mengatakan atau melakukan apapun juga yang berkonotasi pengkhianatan kepada raja. ”Dengan tindakan diam yang saya lakukan, tidak hukum kerajaan ini atau hukum dari belahan dunia manapun juga yang dapat dengan adil dan benar untuk menghukum saya”, kata More. Tetapi pengadilan berada di belakang pengaruh raja. Pengadilan kemudian memutuskan Sir Thomas melakukan tindakan pengkhianatan dan hukumannya adalah mati dengan tubuh di tarik ke segala arah dan dibelah menjadi empat bagian. Raja Henry dengan ”kemurahan hatinya” menghukum Sir Thomas dengan hukuman pancung. Lima hari kemudian Sir Thomas memanjat menara London dengan mata tertutup kain menghadap kematiannya.

Akhirnya, lama setelah kepemimpinan raja Henry berakhir, sejarah menganugerahi Sir Thomas atas kemenangannya dalam memegang teguh keyakinannya. Nyatanya, sekarang ini, komitmen implementasi hukum di negara kita (Inggris, karena pengarang berkebangsaan Inggris – redaksi) sebagian bercikal bakal dari ide yang dipegang Sir Thomas More. Sebaliknya, sampai sekarang, monarki Inggris tetap mengepalai Gereja Inggris. Hernry VIII sendiri dapat memerintah dengan lama dan menjadi seorang raja yang hebat karena keberhasilannya dalam menggunakan kesadarannya yang tajam untuk mengerti motif sebagai hal paling utama dalam hubungan antar manusia.

Arti penting dari kata-kata dan tindakan, bahkan dalam kondisi tanpa kata-kata dan pasif, akan terungkap melalui motif yang tersembunyi. Jika anda dapat mengerti motif sebenarnya dari seseorang, orang tersebut tidak akan dapat dengan mudah menipu anda. Anda dapat memprediksikan dengan lebih baik bagaimana dia akan bereaksi terhadap sesuatu yang akan anda katakan atau lakukan.


Oleh Charles W. McCoy, Jr., pengarang buku : Why Didn’t I Think Of That?

Previous News     |      Next News

Current Rating: 4.000 (1 users)

Rate this news:



Online Pooling