Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,178.00 14,178.000
AUD 10,467.74 10,467.740
HKD 1,822.51 1,822.510
MYR 3,406.96 3,406.960
NZD 9,906.60 9,906.600
NOK 1,667.40 1,667.400
GBP 19,356.69 19,356.690
SGD 10,484.69 10,484.690
CHF 15,313.67 15,313.670
JPY 12,478.57 12,478.570
MMK 7.39 7.390
INR 188.09 188.090
KWD 46,943.37 46,943.370
PKR 82.88 82.880
PHP 279.48 279.480
LKR 70.33 70.330
THB 423.73 423.730
BND 10,464.97 10,464.970
EUR 16,410.06 16,410.060
CNY 2,200.54 2,200.540
KRW 11.91 11.910
Last update: 20/10/21 13:49:12
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
2018, Waspada Pergolakan Ekonomi di Tahun Politik
posted by admin on 19/10/17

Oleh : M Fadil Djailani | Rabu, 18 Oktober 2017 | 14:53 WIB

INILAHCOM, Jakarta - Perekonomian Indonesia 2018 diharapkan dapat tumbuh lebih tinggi dan merata, di tengah perhelatan pesta demokrasi secara serentak. Upaya untuk merealisasikan harapan ini tentu tidak mudah dan memerlukan formulasi strategi kebijakan fiskal yang optimal.

Kesalahan formulasi kebijakan dapat berimplikasi fatal, mulai dari pemotongan anggaran, peningkatan utang, hingga melesunya perekonomian. Sebaliknya, strategi anggaran yang fokus pada upaya menjaga kredibilitas, disiplin, dan keberlanjutan fiskal akan lebih memungkinkan untuk mencapai tujuan jangka panjang yang lebih baik, tidak sekadar kepentingan politik jangka pendek.

"Memasuki tahun politik 2018 upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi ke 5,4% kian tidak mudah, meskipun tidak mustahil," kata Direktur Eksekutif Indef, Enny Sri Hartati dalam sebuah diskusi di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/10/2017).

Dirinya mengakui, Pilkada memang dapat meningkatkan aktivitas ekonomi, namun seiring tidak tercapainya penerimaan negara dari sektor pajak, maka sangat mungkin yang terjadi adalah keadaan wait and see. Bahkan biasanya dunia usaha akan menanti kepastian terpilihnya pemimpin baru atau incumbent di daerah.

"Akibatnya, dapat saja perekonomian baru akan menggeliat di semester kedua 2018. Artinya, momentum peningkatan pertumbuhan ekonomi di semester pertama 2018 tidak optimal. Namun, tidak ada jaminan pula di semester kedua 2018 akan ada akselerasi, seiring kontestasi Pilpres yang akan segera digelar," jelas dia. [hid]
Sumber : Inilah.com, Rabu 18 Oktober 2017


Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



Online Pooling