Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,865.00 14,865.000
AUD 10,236.34 10,236.340
HKD 1,894.37 1,894.370
MYR 3,375.83 3,375.830
NZD 9,275.76 9,275.760
NOK 1,505.48 1,505.480
GBP 18,089.52 18,089.520
SGD 10,687.17 10,687.170
CHF 15,533.89 15,533.890
JPY 10,944.31 10,944.310
MMK 8.08 8.080
INR 188.60 188.600
KWD 48,464.03 48,464.030
PKR 72.29 72.290
PHP 270.59 270.590
LKR 41.26 41.260
THB 420.86 420.860
BND 10,700.27 10,700.270
EUR 15,591.30 15,591.300
CNY 2,219.01 2,219.010
KRW 11.50 11.500
Last update: 06/07/22 11:32:33
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Kebakaran Hutan&Lahan
posted by admin on 28/10/15

INILAHCOM, Padangpariaman - PT Angkasa Pura II selaku pengeloa bandara, mengungkapkan sedikitnya 3.000 penerbangan terganggu akibat kabut asap khususnya jalur Sumatera dan Kalimantan.
"Yang paling besar kena imbas adalah Jambi dan Pekan Baru, diikuti Pontianak. Sedangkan yang ikut terdampak antara lain Padang, Palembang, dan Kualanamu Medan," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi di Padangpariaman, Sumatera Barat, Selasa (27/10/2015).Kata Budi, data tersebut terhitung sejak 1 September hingga 10 Oktober 2015, baik penerbangan yang mengalami keterlambatan, batal berangkat, hingga kembali ke bandara asal. "Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan peralatan tambahan bagi penerbangan," kata Budi.Budi memastikan, upaya mencegah terjadinya kecelakaan akibat kabut asap, dilakukan dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sehingga peluang terjadinya kesalahan menjadi lebih rendah.Selain itu, lanjut Budi, AP II akan memaksimalkan bandara-bandara yang masih aktif seperti Padang, Palembang, Kualanamu dengan fasilitas yang lebih baik. Sedangkan untuk jangka panjang, akan dilakukan penelitian untuk meningkatkan kemungkinan lebih tinggi bagi penerbangan untuk dapat mendarat di wilayah yang diselimuti kabut asap."Misalnya jarak pandang minimal mendarat 1.500 meter diupayakan cara agar saat 1.000 meter tetap dapat beroperasi," papar Budi.Sementara, General Manager AP II Bandara Internasional Minangkabau, Yayan Hendrayani mengatakan, sejak kabut asap terjadi peningkatan penumpang terutama dari Pekanbaru.Kata Yayan, peningkatan terjadi sekitar 10 sampai 15 persen dan beberapa maskapai telah mengajukan penerbangan tambahan yang sifatnya kondisional, ujar Yayan. [tar] Sumber: Inilah.com

Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



Online Pooling