Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,893.00 14,893.000
AUD 10,062.36 10,062.360
HKD 1,897.28 1,897.280
MYR 3,295.81 3,295.810
NZD 8,962.72 8,962.720
NOK 1,477.34 1,477.340
GBP 17,156.41 17,156.410
SGD 10,599.28 10,599.280
CHF 15,499.47 15,499.470
JPY 10,385.95 10,385.950
MMK 7.09 7.090
INR 187.29 187.290
KWD 48,250.84 48,250.840
PKR 64.28 64.280
PHP 260.96 260.960
LKR 40.92 40.920
THB 406.71 406.710
BND 10,599.49 10,599.490
EUR 14,919.01 14,919.010
CNY 2,134.37 2,134.370
KRW 10.74 10.740
Last update: 21/09/22 12:30:42
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Pengamat Kritisi Distribusi Elpiji 3Kg Tertutup
posted by admin on 26/01/15

INILAHCOM, Jakarta - Pengamat Kebijakan Energi Sofyano Zakaria mengkritisi pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said dalam menerapkan distribusi tertutup elpiji subsidi 3 kilogram (kg). Sofyano menilai implementasi distribusi elpiji secara tertutup akan memakan biaya serta infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi yang mahal.

"Selain itu tentunya juga harus dipraktikan pada minyak tanah subsidi untuk wilayah yang belum dikonversi supaya penggunaan minyak tanah juga tidak melenceng," jelas dia di Jakarta, Minggu (24/01/2015).

Ia pun mengungkapkan saat teknologi distribusi tertutup dibangun maka konsekuensi di lapangan, pemerintah perlu melakukan pengawasan. "Akan perlu aparatur pemerintah bekerja ekstra sehingga ada tambahan ekstra biaya, yang bisa saja seluruh biaya tersebut, sebenarnya kurang ada manfaat terhadap sararan distribusi tertutup itu sendiri. Jangan-jangan hanya akan keluar biaya saja, tapi hasilnya tidak jelas sebagaimana kartu kendali masa lampau," ujar dia.

Ia lantas menyebutkan titik masalah sesungguhnya, lantaran tidak pernah dikoreksinya harga elpiji 3kg. Itu menyebabkan disparitas berlebihan, sehingga berpotensi penyelewengan pemakaian, misalnya pengoplosan elpiji 3kg ke tabung 12kg.

"Kesimpulannya, tindakan sangat tergesa-gesa untuk menerapkan distribusi tertutup seperti konsep yang tertuang dalam lampiran Permen ESDM No 26/2009, adalah kebijakan yang kurang bijaksana," ungkap doa.

Menurut dia, saat pemerintah menugaskan PT Pertamina (Persero) untuk menjalankan disribusi elpiji 3kg tertutup, maka sangat menyalahi prinsip good governance. Sebab, kata dia, Pertamina sebagai badan usaha telah menjadi satu-satunya pelaku distribusi elpiji. "Obat yang paling mujarab atas hal tersebut adalah dengan melakukan koreksi atas besaran subsidi itu sendiri," tutur dia.

Ia menambahkan, akan teramat sulit bagi pemerintah melaksanakan dan mengatur serta mengawasi distribusi elpiji tertutup dengan jumlah agen yang lebih dari 3.400 agen, pangkalan elpiji sekitar 150.000, dan sekitar 1.500.000 pengecer yang tersebar diseluruh Indonesia.

"Ditambah dengan jumlah konsumen pengguna elpiji 3kg eks program konversi sekitar 57 juta Kepala Keluarga. Belum ditambah dengan penggunaan oleh masyarakat lain nonpenerima paket konversi mitan, saya sangat yakin program distribusi Tertutup yang ditetapkan pemerintah sangat mustahil bisa terwujud," imbuh dia. [aji]

Sumber: inilah.com


Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.000 (2 users)

Rate this news:



Online Pooling