Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,521.00 14,521.000
AUD 10,691.08 10,691.080
HKD 1,868.56 1,868.560
MYR 3,438.75 3,438.750
NZD 10,106.77 10,106.770
NOK 1,629.80 1,629.800
GBP 19,908.31 19,908.310
SGD 10,662.16 10,662.160
CHF 15,799.97 15,799.970
JPY 13,205.29 13,205.290
MMK 8.84 8.840
INR 194.69 194.690
KWD 48,231.47 48,231.470
PKR 90.42 90.420
PHP 288.17 288.170
LKR 72.80 72.800
THB 442.15 442.150
BND 10,725.77 10,725.770
EUR 17,120.60 17,120.600
CNY 2,240.94 2,240.940
KRW 12.65 12.650
Last update: 28/07/21 13:56:42
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Pajak Rokok Naik 300% Cegah 200 Juta Kematian Dini
posted by admin on 06/01/15

INILAHCOM, Jakarta - Pajak rokok tiga kali lipat di seluruh dunia mampu mencegah 200 juta kematian dini akibat kanker paru-paru. Peningkatan drastis pajak tersebut juga mengurangi jumlah perokok.

Mengutip dailymail, peningkatan pajak rokok tersebut juga mempersempit kesenjangan harga antara rokok termurah dengan paling mahal, mendorong orang berhenti daripada beralih ke merek lebih murah. Demikian satu studi terbaru.

Tercatat, sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Kesehatan Dunia 2013 menghasilkan kesepatan negara-negara di seluruh dunia menurunkan perokok hingga 30 persen pada 2025 mendatang. Seperti, mengurangi jumlah kematian dini akibat kanker dan penyakit lainnya yang berhubungan merokok, hingga 25 persen.

Cancer Research UK mengatakan 42.000 orang di Inggris didiagnosa kanker paru-paru pada 2010 lalu, dan kurang dari 10 persen bertahan melawan penyakit, setidaknya lima tahun setelah diagnosa. Catatan lain, 34.900 orang meninggal akibat penyakit tersebut.

Penelitian sebelumnya menunjukkan orang-orang yang mulai merokok ketika masih muda dan terus melakukannya hingga dewasa, memiliki dua sampai tiga kali angka kematian dibandingkan nonperokok.

Rata-rata 10 tahun hidup hilang akibat merokok, dengan banyak yang meninggal pada usia pertengahan. Itu berarti rata-rata kehilangan 20 tahun harapan hidupnya.

Namun, studi baru menemukan berhenti merokok saat usia muda bisa membantu mendapatkan kembali harapan hidup sekitar lebih dari 20 tahun.

Profesor Sir Richard Peto dari University of Oxford mengatakan, "Di seluruh dunia, sekitar setengah miliar anak muda dan orang dewasa di bawah usia 35 tahun sudah atau akan segera berhenti perokok. Jadi ada kebutuhan mendesak bagi pemerintah menemukan cara menghentikan orang-orang merokok."

"Penelitian menunjukkan pajak tembakau tuas sangat kuat dan berpotensi unggul mengurangi jumlah perokok dan yang meninggal karena kecanduan, serta mengurangi kematian dini merokok. Namun saat sama, meningkatkan pendapatan. Pemerintah dapat mengambil tindakan dengan teratur menaikkan pajak tembakau di atas inflasi dan menggunakan kenaikan pajak curam sesekali dimulai dengan anggaran berikutnya," terang dia. [aji]

Sumber: inilah.com


Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.000 (2 users)

Rate this news:



Online Pooling