Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,865.00 14,865.000
AUD 10,236.34 10,236.340
HKD 1,894.37 1,894.370
MYR 3,375.83 3,375.830
NZD 9,275.76 9,275.760
NOK 1,505.48 1,505.480
GBP 18,089.52 18,089.520
SGD 10,687.17 10,687.170
CHF 15,533.89 15,533.890
JPY 10,944.31 10,944.310
MMK 8.08 8.080
INR 188.60 188.600
KWD 48,464.03 48,464.030
PKR 72.29 72.290
PHP 270.59 270.590
LKR 41.26 41.260
THB 420.86 420.860
BND 10,700.27 10,700.270
EUR 15,591.30 15,591.300
CNY 2,219.01 2,219.010
KRW 11.50 11.500
Last update: 06/07/22 11:32:33
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
HKTI Tak Yakin Pengusaha Besar Bakal Kabur
posted by admin on 04/11/13

INILAH.COM, Jakarta - Seiring kenaikan upah buruh, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) merasa tidak yakin kalau perusahaan besar akan hengkang dari Indonesia.

Ketua Umum HKTI Osman Sapta mengatakan, kalau perusahaan besar akan hengkang akan merugikan perusahaan tersebut karena harus meninggalkan begitu saja investasinya berupa fisik, lantaran tidak mau memenuhi tuntutan kenaikan upah buruh.

"Saya tantang lima saja, sekarang suruh 5 perusahaan suruh kabur," ujar Osman saat berkunjung ke buruh yang terluka di Bekasi, Minggu (3/11/2013).

Osman menyebutkan tidaklah pantas perusahaan besar mengancam akan kabur. Itu hanya gertak sambal. Kalau yang akan kabur prusahaan kecil-kecil itu mungkin.

"Ini yang diekspos oleh asosiasi pengusaha adalah pengusaha kecil. Padahal asosiasi harus netral," ucap Osman.

Osman mengharapkan, terhadap isu tuntutan buruh, asosiasi tidak terlalu berpihak kepada pengusaha hitam. Nantinya buruh yang akan menjadi korban. "Buruh korban, dia orang susah dan rakyat kecil jangan dibikin itu. Saya setuju berpihak ke buruh," jelasnya. [jin]

Sumber: inilah.com


Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 2.500 (2 users)

Rate this news:



Online Pooling