Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,566.00 14,566.000
AUD 10,086.66 10,086.660
HKD 1,855.57 1,855.570
MYR 3,319.89 3,319.890
NZD 9,153.86 9,153.860
NOK 1,492.71 1,492.710
GBP 17,876.27 17,876.270
SGD 10,463.63 10,463.630
CHF 14,599.29 14,599.290
JPY 11,234.52 11,234.520
MMK 7.87 7.870
INR 188.24 188.240
KWD 47,489.19 47,489.190
PKR 76.74 76.740
PHP 277.97 277.970
LKR 39.89 39.890
THB 420.32 420.320
BND 10,482.13 10,482.130
EUR 15,263.71 15,263.710
CNY 2,148.64 2,148.640
KRW 11.38 11.380
Last update: 18/05/22 13:04:45
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
CPIN menganggarkan belanja modal Rp 2 triliun
posted by admin on 22/10/13

JAKARTA. PT Charoen Phokphand Indonesia Tbk (CPIN) menganggarkan belanja modal Rp 2 triliun untuk ekspansi tahun depan. Nilai anggaran belanja modal itu sama dengan tahun ini.

Ong Mei Sian, Direktur CPIN mengatakan, dana tersebut, salah satunya, akan CPIN gunakan untuk membangun pabrik baru pakan ternak di Bali dan Padang dengan nilai investasi US$ 20 juta per pabrik. Ia bilang, setiap tahun CPIN selalu meningkatkan kapasitas produksi sekitar 15%.

Tahun ini, CPIN juga akan mulai uji coba pabrik baru di Cirebon, Jawa Barat yang menelan biaya investasi US$ 30 juta-US$ 40 juta. Pabrik itu berkapasitas 20.000 ton per bulan. "Pabrik di Cirebon lebih besar dibandingkan Bali dan Padang, tahun depan mulai beroperasi secara sempurna," kata dia, Senin (21/10).

Hingga saat ini, CPIN memiliki tujuh pabrik pakan ternak, 80 fasilitas pembibitan, 43 fasilitas penetasan, dan empat fasilitas pengolahan daging ayam. CPIN juga akan membangun fasilitas daging ayam olahan di Jawa Timur, Jawa Barat dan Sumatra Utara.

Selain ekspansi, CPIN juga akan membiayai kembali (refinancing) pinjaman sindikasi perbankan senilai US$ 200 juta. Utang itu merupakan fasilitas sindikasi kredit di tahun 2011.

Nah, CPIN sudah mendapat dana segar dari fasilitas pinjaman sindikasi US$ 500 juta dari 20 bank yang dipimpin Citi Grup. Kredit ini juga akan menjadi amunisi CPIN untuk ekspansi lima tahun ke depan.

Kunardy Lie, Managing Director Head Citi Indonesia's Corporate and Investment Banking bilang, awalnya jumlah fasilitas yang diinginkan US$ 400 juta. Tapi, respon bank peserta indikasi cukup positif. "Sehingga jumlah kredit dinaikkan menjadi US$ 500 juta" ujar dia.

Pinjaman ini membuat rasio utang terhadap ekuitas alias debt to equity ratio (DER) CPIN menjadi 0,68 kali dan debt to EBITDA 1,5 kali di tahun ini. Namun, Mei mengklaim, pinjaman tersebut akan mengurangi beban bunga CPIN sekitar 75 basis poin. Per Juni 2013, rata-rata bunga utang rupiah CPIN 7,34%-7,42%, sedangkan bunga utang dalam dollar AS 2,95%-2,96%.

Kemarin, harga saham CPIN naik 3,13% menjadi Rp 4.125 per saham.

Sumber: kontan.online, Selasa, 22 Oktober 2013


Previous News     |      Next News

Current Rating: 1.000 (1 users)

Rate this news:



Online Pooling