Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,566.00 14,566.000
AUD 10,086.66 10,086.660
HKD 1,855.57 1,855.570
MYR 3,319.89 3,319.890
NZD 9,153.86 9,153.860
NOK 1,492.71 1,492.710
GBP 17,876.27 17,876.270
SGD 10,463.63 10,463.630
CHF 14,599.29 14,599.290
JPY 11,234.52 11,234.520
MMK 7.87 7.870
INR 188.24 188.240
KWD 47,489.19 47,489.190
PKR 76.74 76.740
PHP 277.97 277.970
LKR 39.89 39.890
THB 420.32 420.320
BND 10,482.13 10,482.130
EUR 15,263.71 15,263.710
CNY 2,148.64 2,148.640
KRW 11.38 11.380
Last update: 18/05/22 13:04:45
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Charoen Segera Refinancing Utang US$ 200 Juta
posted by admin on 22/10/13

INILAH.COM, Jakarta - Kementerian Pertanian mendapatkan pagu anggaran indikatif sebesar Rp15,47 triliun untuk tahun 2014.

Menteri Pertanian, Suswono mengatakan pagu tersebut akan dicairkan pada 2014. "Untuk tahun 2014 Kementan memperoleh alokasi pagu angaran indkatif sebesar Rp 15,47 triliun, terdiri dari belanja rupiah murni Rp15,03 triliun, pinjaman Rp337,78 miliar, PNBP Rp72,38 miliar dan Badan Layanan Umum Rp30,6 miliar," ujar Suswono di DPR, Senin (21/10/2013).

Suswono menjelaskan anggaran tersebut berdasarkan rencana kerja pemerintah dan hasil rapat kerja dengan DPR, anggaran kementerian pertanian untuk membiayai beberapa program. Pertama, pencapaian surplus beras 10 juta ton, peningkatan produksi kedelai, tebu, jagung dan daging.

Kedua, untuk diversifikasi pemanfaatan energi. Ketiga untuk mendukung MP3EI. Keempat, mendukung pegembahan daerah perbatsan dan tertinggal. Kelima percepatan pembangunan Papua. Keenam mitigasi, adaptasi, antisipasi bencana.

Sementara untuk anggaran subsidi pupuk pada 2014 sebesar Rp21,05 triliun, subsidi benih Rp1,56 triliun, anggaran kredit program Rp15,6 triliun, dan DAK Rp2,57 triliun. "Permasalahan ketersediaan dan pendistribusian pupuk yang selama ini sering dijumpai kasus keterlambatan dan kebocoran akan menjadi perioritas diperbaiki," jelas Suswono. [hid]

Sumber: investorDaily, Selasa, 22 Oktober 2013


Previous News     |      Next News

Current Rating: 4.000 (1 users)

Rate this news:



Online Pooling