Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,309.00 14,309.000
AUD 10,346.84 10,346.840
HKD 1,836.72 1,836.720
MYR 3,418.20 3,418.200
NZD 9,748.15 9,748.150
NOK 1,633.22 1,633.220
GBP 19,544.09 19,544.090
SGD 10,605.54 10,605.540
CHF 15,586.81 15,586.810
JPY 12,474.50 12,474.500
MMK 8.03 8.030
INR 193.41 193.410
KWD 47,298.74 47,298.740
PKR 81.11 81.110
PHP 279.65 279.650
LKR 70.92 70.920
THB 428.84 428.840
BND 10,596.44 10,596.440
EUR 16,312.55 16,312.550
CNY 2,246.81 2,246.810
KRW 12.01 12.010
Last update: 19/01/22 13:30:56
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Charoen Segera Refinancing Utang US$ 200 Juta
posted by admin on 22/10/13

INILAH.COM, Jakarta - Kementerian Pertanian mendapatkan pagu anggaran indikatif sebesar Rp15,47 triliun untuk tahun 2014.

Menteri Pertanian, Suswono mengatakan pagu tersebut akan dicairkan pada 2014. "Untuk tahun 2014 Kementan memperoleh alokasi pagu angaran indkatif sebesar Rp 15,47 triliun, terdiri dari belanja rupiah murni Rp15,03 triliun, pinjaman Rp337,78 miliar, PNBP Rp72,38 miliar dan Badan Layanan Umum Rp30,6 miliar," ujar Suswono di DPR, Senin (21/10/2013).

Suswono menjelaskan anggaran tersebut berdasarkan rencana kerja pemerintah dan hasil rapat kerja dengan DPR, anggaran kementerian pertanian untuk membiayai beberapa program. Pertama, pencapaian surplus beras 10 juta ton, peningkatan produksi kedelai, tebu, jagung dan daging.

Kedua, untuk diversifikasi pemanfaatan energi. Ketiga untuk mendukung MP3EI. Keempat, mendukung pegembahan daerah perbatsan dan tertinggal. Kelima percepatan pembangunan Papua. Keenam mitigasi, adaptasi, antisipasi bencana.

Sementara untuk anggaran subsidi pupuk pada 2014 sebesar Rp21,05 triliun, subsidi benih Rp1,56 triliun, anggaran kredit program Rp15,6 triliun, dan DAK Rp2,57 triliun. "Permasalahan ketersediaan dan pendistribusian pupuk yang selama ini sering dijumpai kasus keterlambatan dan kebocoran akan menjadi perioritas diperbaiki," jelas Suswono. [hid]

Sumber: investorDaily, Selasa, 22 Oktober 2013


Previous News     |      Next News

Current Rating: 4.000 (1 users)

Rate this news:



Online Pooling