Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,301.00 14,301.000
AUD 10,880.05 10,880.050
HKD 1,842.19 1,842.190
MYR 3,466.52 3,466.520
NZD 10,084.07 10,084.070
NOK 1,689.15 1,689.150
GBP 19,996.81 19,996.810
SGD 10,707.40 10,707.400
CHF 15,730.03 15,730.030
JPY 12,970.54 12,970.540
MMK 8.99 8.990
INR 194.38 194.380
KWD 47,723.22 47,723.220
PKR 91.12 91.120
PHP 296.91 296.910
LKR 72.06 72.060
THB 457.01 457.010
BND 10,777.56 10,777.560
EUR 17,164.39 17,164.390
CNY 2,222.56 2,222.560
KRW 12.74 12.740
Last update: 23/06/21 13:59:54
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Di Balik Kemegahan Kandang Closed House Ayam Petelur
posted by admin on 01/05/13

Oleh: Sopyan Haris 




Ketika seorang artis atau pejabat membuat rumah seharga Rp. 2 milyar atau lebih, maka media cetak atau elektronik menjadikannya sebuah berita yang fenomenal. Tetapi ketika ada "Kandang Ayam" yang harga per unitnya Rp. 1,5 bahkan Rp. 2,5 Milyar, pernahkah menjadi sebuah berita yang fenomenal ??

 

"Kandang Ayam" ?? Ya benar, dan itu bukan kata kiasan, itu asli sebuah bangunan yang sengaja dibangun dan dijadikan sebagai tempat hidup bagi ayam selama masa hidupnya. Pengertian ayam di sini murni adalah ayam sebagaimana kita kenal dan bukan "ayam" dalam pengertian kiasan yang aneh-aneh.

 

Mau tau benarkah harga sebuah "Kandang Ayam" mencapai nilai milyar rupiah ?? Silahkan simak terus artikel di bawah ini.

 

Bagi orang awam, ketika mendengar kata "ayam" atau "kandang ayam" maka yang terlintas dalam benak pikirannya mungkin bau, jijik, jorok, kaum udik, kampungan, wong nDeso, dan segala hal yang sama sekali jauh dari kata modern. Bagi Anda yang masih berpandangan seperti itu, sudah saatnya sekarang untuk membuka mata dan pikiran bahwa ayam sekarang sudah bukan seperti yang Anda pikirkan.













Sebagai ilustrasi, Andai uang "Gayus Tambunan" yang konon Rp. 75 M itu dijadikan kandang ayam ini, maka uang itu hanya bisa untuk membangun 30 unit kandang yang bisa diisi ayam hanya 1,5 juta ekor (atau sekitar 1,5% dari seluruh ayam petelur di Indonesia). Mengapa hanya segitu ?? Simak jawabannya di bawah ini.

 

 

Ya bahwa Kandang Closed House Ayam Petelur mulai trend di Indonesia dalam tahun-tahun belakangan ini. Memang jumlahnya belum banyak dan prediksinya akan semakin banyak jumlah tersebut dalam 10 sampai 15 tahun mendatang.

 

Apa sebenarnya Kandang Closed House Ayam Petelur ??

 

 

Kandang Closed House Ayam Petelur adalah sebuah kandang yang digunakan untuk tempat hidup ayam selama masa pemeliharaan. Hanya saja sarana yang ada di dalam kandang tersebut seluruhnya menggunakan bahan yang serba modern dan otomatis.

 

Aktivitas di dalam kandang tersebut memang hanya memberi pakan, memberi minum, menjaga kesehatan ayam, tetapi semua aktivitas ini dikerjakan oleh mesin secara otomatis yang dirancang sesuai dengan tujuan pemeliharaan itu.

 

Sementara  saya tidak ungkap detail dimensi luas kandangnya tetapi di salah satu wilayah di Pulau Jawa ini telah terbangun Kandang Closed House Ayam Petelur yang berisi ayam sebanyak 36.000 ekor bahkan 54.000 ekor per unitnya. Dan itu tidak hanya 1 atau 2 unit melainkan akan lebih banyak lagi.

 

 

 

 

Salah satu Closed House Ayam Petelur

di Luar Jawa (dok. Falman)

 

Pak Dahlan Iskan pun menyempatkan menengok salah satu kandang Closed House Ayam Petelur (dok. Indra)

 

Dengan begitu lengkap dan modern-nya sarana di dalam kandang tersebut, secara kasar biaya untuk membangun kandang tersebut tidak kurang dari Rp. 70.000,- per ekornya. Bila angka ini Anda kalikan dengan populasi per kandang yang 36.000 ekor atau 54.000 ekor, maka akan ketemu angka Rp. 2,5 Milyar  dan Rp. 3,8 Milyar harga per unit kandang Closed House. Wooowww megah sekali ya ?? Dan percayakah Anda tentang itu ??

 

Kandang tersebut riil sudah ada dan sudah beroperasi di Pulau Jawa ini. Mungkin Anda akan bertanya, mengapa begitu mahal dan kapan akan kembalinya nilai modal sebanyak itu ?? Untuk menjawab ini kita perlu diskusi pada sesi Analisa Ekonomi atau Study Kelayakan Proyek dengan variabel-variabel di dalamnya.

 

Yang menjadi poin diskusi kita saat ini adalah "Di Balik Kemegahan" tersebut. Ya benar karena jika faktor x ini tidak diperhatikan, maka nilai investasi yang ditanamkan pada Kandang Closed House itu akan "amburadul". Faktor x yang saya maksud di sini adalah faktor SDM.

 

 

 

 

 

Salah satu Closed House Ayam Petelur

di Jawa Timur (dok. pribadi)

 

Salah satu Closed House Ayam Petelur

di Jawa Barat (dok. Aji)

 

Anggaplah saya tidak menyangsikan kapabilitas modal yang Anda miliki dengan nilai milyaran rupiah tadi untuk membangun kandang Closed House, tetapi bila Anda kurang memberi perhatian pada kualitas SDM yang men-support Anda maka "Dewi Fortuna" mungkin tidak singgah ke Anda. Dan sayangnya SDM yang mumpuni dalam teknologi Closed House ini belum banyak di Indonesia.

 

Anggaplah kandang Closed House tersebut sebagai "Hardware"-nya, maka Anda juga perlu "Software" yang "ciamik" untuk mendukungnya. Software ini-pun ternyata belum bisa diciptakan secara instan seperti halnya bikin web, BLOG atau sekedar menulis artikel seperti yang Anda baca saat ini.

 

Saya yakin Anda tidak akan berani "gambling" investasi milyaran rupiah di ayam petelur tanpa diimbangi dengan investasi pada SDM yang berkualitas.

 

Salah satu trik yang mungkin bisa Anda lakukan adalah Anda harus berani untuk bisa membuka hubungan dengan perusahaan "terbaik" bidang perunggasan di Indonesia ini. Mengapa harus kepada perusahaan "terbaik" ?? Ya karena perusahaan "terbaik" itu tentu secara teknologi maupun pengalamannya sudah lebih mumpuni dibanding perusahaan yang lain. Dan investasi pada Closed House ayam petelur ini tentu bukan berjalan hanya 1 atau 2 tahun melainkan berharap terus berjalan selama puluhan tahun.

 

So' siapkah Anda dengan investasi capital dan SDM untuk terjun ke Closed House ?? Dengan berdiri tegak kita harus katakan "Selamat Datang Closed House di Indonesia".

 

Bagaimana pandangan Anda, saya yakin Anda juga punya sudut pandang sendiri.

 

 

=============================

 

Ditulis pada 06092011 : 21.05 WIB

 

* Judul yang terbesit sejak tahun 2008

 

** Closed House Specialist, mendalami Sistem Closed House sejak 2005 di Broiler, Pullet dan Layer, penggiat juga di BLOG Perunggasan Indonesia di www.UNGGASIndonesia.wordpress.com

 


Previous News     |      Next News

Current Rating: 0.555 (18 users)

Rate this news:



Online Pooling