Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,837.00 14,837.000
AUD 10,293.65 10,293.650
HKD 1,890.01 1,890.010
MYR 3,370.26 3,370.260
NZD 9,359.86 9,359.860
NOK 1,498.27 1,498.270
GBP 18,196.30 18,196.300
SGD 10,692.91 10,692.910
CHF 15,409.11 15,409.110
JPY 10,939.86 10,939.860
MMK 8.22 8.220
INR 189.67 189.670
KWD 48,363.01 48,363.010
PKR 69.99 69.990
PHP 272.23 272.230
LKR 41.08 41.080
THB 418.95 418.950
BND 10,688.82 10,688.820
EUR 15,633.20 15,633.200
CNY 2,215.99 2,215.990
KRW 11.44 11.440
Last update: 29/06/22 12:55:19
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Pasca Kebakaran, Pengaliran Minyak Kembali Normal
posted by admin on 04/10/12

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengaliran minyak melalui pipa Tempino-Plaju kembali normal pasca kebakaran pada pipa milik perseroan itu. Hingga Kamis (4/10/2012) pagi, volume penyaluran minyak mentah mencapai 6.000 barrel.

Hal ini disampaikan Manager Humas PT Pertamina EP Agus Amperianto, di Jakarta. Menurut Agus, PT Pertamina selaku pemilik pipa bersama dengan Elnusa selaku pelaksana operasional penyaluran minyak, berupaya mempercepat penanggulangan di sekitar lokasi kebakaran di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin.

Pengaliran minyak berjalan normal sejak Rabu, (3/10/2012) pukul 19.00 WIB. Hingga Kamis pagi, Pertamina telah berhasil mengalirkan minyak sebanyak 6.000 barel. Sebelumnya diinformasikan, terjadi kebakaran di kilometer 219 Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin. Lokasi kebakaran berada di dekat pipa minyak Tempino - Plaju milik Pertamina. Kebakaran tersebut diduga akibat ulah pelaku pencurian minyak.

Tim Pertamina dan Elnusa menemukan barang bukti yang digunakan pelaku pencurian yakni clamp 8 inchi, valve ukuran 1½ inchi yang terpasang pada pipa minyak Tempino - Plaju milik Pertamina. Para pelaku disinyalir menyalurkan minyak yang dijarah dari pipa Pertamina menggunakan pipa PVC ke kolam-kolam penampungan yang berada sekitar 30 meter dari jalur pipa Pertamina.

Menurut keterangan pihak Kepolisian Resor Musi Banyuasin, ditemukan clamp untuk hot tap. Kepolisian setempat masih menginvestigasi pemicu kebakaran yang diduga dari rokok atau korek api. " Tim gabungan melaksanakan upaya penanggulangan secara intensif," ujar Agus.

Proses pemadaman dilaksanakan tim Pertamina dan Elnusa yang dibantu dengan tim pemadam kebakaran dari Dinas Kehutanan, ConocoPhilips, dan JOB Talisman. Selain itu, proses penanggulangan juga mendapatkan dukungan dari aparat keamanan dan pemerintah daerah setempat. Api dinyatakan padam total pada kemarin siang, Rabu (3/10/2012) tepat pada pukul 13.30. Tim Pertamina dan Elnusa selanjutnya melokalisir minyak dan menyedot minyak dengan vacuum truck.

Tim juga memasang clamp pipa untuk mengatasi titik yang dilubangi pelaku pencurian. Selanjutnya Pertamina kembali mengalirkan minyak sejak Rabu malam, mulai pukul 19.00, setelah melakukan rangkaian prosedur inspeksi pipa untuk memastikan kondisi pipa dalam keadaan aman dan bisa dialirkan minyak. Selanjutnya, Kamis ini tim terus membersihkan minyak yang berada di lokasi kebakaran, termasuk minyak-minyak hasil jarahan yang ditampung oleh pelaku di kolam-kolam di sekitar pipa.

Petugas Pertamina dan Elnusa juga mengawasi dan menguatkan pipa di sekitar daerah kebakaran untuk memastikan keamanan operasi selanjutnya. Sebagai antisipasi, petugas tim tanggap darurat dan dibantu aparat kepolisian bersiaga 24 jam dengan dilengkapi peralatan gawat darurat seperti, vacuum truck, mobil pemadam, backhoe, kendaraan crew, boom truck serta peralatan-peralatan lain yang dibutuhkan.
Editor :Rusdi Amral
Sumber : kompas.com


Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



Online Pooling