Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,893.00 14,893.000
AUD 10,062.36 10,062.360
HKD 1,897.28 1,897.280
MYR 3,295.81 3,295.810
NZD 8,962.72 8,962.720
NOK 1,477.34 1,477.340
GBP 17,156.41 17,156.410
SGD 10,599.28 10,599.280
CHF 15,499.47 15,499.470
JPY 10,385.95 10,385.950
MMK 7.09 7.090
INR 187.29 187.290
KWD 48,250.84 48,250.840
PKR 64.28 64.280
PHP 260.96 260.960
LKR 40.92 40.920
THB 406.71 406.710
BND 10,599.49 10,599.490
EUR 14,919.01 14,919.010
CNY 2,134.37 2,134.370
KRW 10.74 10.740
Last update: 21/09/22 12:30:42
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Mogok Buruh Gerogoti Perekonomian
posted by admin on 04/10/12

INILAH.COM, Jakarta - Buruh masih menjadi hamba di negeri sendiri. Belum sejahtera. Buruh menderita akibat politik ‘alih daya’ (outsourcing) yang membelenggu. Aksi mogok jadi pilihan mereka.

Sebagai bagian dari kaum tertindas, nasib buruh sungguh memelas. Maka, tak mengherankan kalau kelompok buruh yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia nekad merencanakan mogok di 21 kabupaten dan kota pada Rabu (3/10/2012). Aksi mereka bakal membuat pabrik lumpuh. Produksi jatuh.

Jumlah buruh yang akan melakukan mogok kerja, menurut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, ada sekitar 2 juta pekerja. Tuntutan mereka adalah dihapuskannya sistem alih daya (outsourcing), penambahan komponen kebutuhan hidup layak (KHL), pemberlakuan cakupan menyeluruh jaminan sosial tenaga kerja, dan jaminan kesehatan serentak pada 2014. Lagi-lagi, ini soal kesejahteraan.

Mogok kerja besok paling besar di Bekasi dan Karawang. Di Bekasi ada tujuh kawasan industri dengan 500 buruh yang akan melakukan aksi, sedangkan di Karawang yang mempunyai lima kawasan industri, sebanyak 150 ribu buruh akan mogok. Aksi ini akan dilakukan serentak di 21 kota atau kabupaten dengan sebanyak 80 kawasan industri di seluruh Indonesia. Aksi dimulai pukul 08.00 pagi hingga 06.00 sore.

Majelis Pekerja tetap dengan tuntutan mereka sebelumnya, yaitu menambah komponen KHL menjadi 86 buah. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi hanya menetapkan komponen KHL sebanyak 60 buah melalui Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 13 Tahun 2012.

Kelompok buruh bahkan telah menetapkan target upah minimum di 21 kabupaten dan kota berdasarkan 86 komponen KHL. Tuntutan kedua adalah mencabut izin perusahaan alih daya yang tidak sesuai dengan undang-undang. Said menilai pemerintah selama ini tidak serius menangani masalah alih daya.

Majelis Pekerja juga menuntut penambahan jumlah penerima bantuan iuran yang telah ditetapkan pemerintah. Angka 96,4 juta yang disebutkan penerima diminta ditambah dengan 74,3 juta orang. Menurut Said, 74,3 juta orang itu yang berdasarkan data Kementerian Kesehatan tidak akan tercakup dalam jaminan sosial kesehatan pada 1 Januari 2014. Pemerintah baru menjaminnya pada 2019.

Aksi mogok kerja dilakukan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Serang, Cilegon, Karawang, Purwakarta, Sukabumi, Cimahi, Bandung, Semarang, Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan, Gresik, Batam, Karimun, Medan, Deli, Makassar, dan Bitung.

Sedangkan di daerah dilakukan unjuk rasa ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah setempat, seperti di Aceh, Riau, Bengkulu, Jambi, Lampung, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Papua.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar mengakui, pihaknya telah melakukan pertemuan terkait dengan tuntutan buruh menghapus outsourcing. Hasilnya, perusahaan tidak boleh mempekerjakan buruh outsourcing pada proses produksi langsung. Namun dalam praktiknya, masalah alih daya terus menghantui. Kaum buruh pun frustasi, kini aksi mogok jadi alternatif yang akan berefek buruk terhadap perekonomian. [mdr]
Sumber : inilah.com


Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



Online Pooling