Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,893.00 14,893.000
AUD 10,062.36 10,062.360
HKD 1,897.28 1,897.280
MYR 3,295.81 3,295.810
NZD 8,962.72 8,962.720
NOK 1,477.34 1,477.340
GBP 17,156.41 17,156.410
SGD 10,599.28 10,599.280
CHF 15,499.47 15,499.470
JPY 10,385.95 10,385.950
MMK 7.09 7.090
INR 187.29 187.290
KWD 48,250.84 48,250.840
PKR 64.28 64.280
PHP 260.96 260.960
LKR 40.92 40.920
THB 406.71 406.710
BND 10,599.49 10,599.490
EUR 14,919.01 14,919.010
CNY 2,134.37 2,134.370
KRW 10.74 10.740
Last update: 21/09/22 12:30:42
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Presiden Jamin Investasi di Indonesia tidak Sia-Sia
posted by admin on 25/09/12

NEW YORK--MICOM: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meyakinkan para calon investor yang hadir dalam Indonesia Investment Day bahwa investasi mereka tidak akan sia-sia karena perekonomian Indonesia akan tetap bertahan di tengah gejolak global yang mungkin muncul.

"Saya yakin dengan masa depan Indonesia. Indonesia tidak hanya menarik, tapi juga menawarkan peluang emas yang harus ditangkap sekarang. Investasi Anda tidak akan sia-sia," kata Presiden dalam pidatonya di hadapan para pengusaha di Bursa Efek New York, Senin (24/9) waktu setempat atau Selasa (25/9) dini hari WIB.

Keyakinan Presiden Yudhoyono atas keberlanjutan perekonomian Indonesia bukan tanpa alasan. Ia menyebutkan sedikitnya tiga alasan yang mendasari hal itu.

"Pertama, debat tentang sistem politik di Indonesia telah selesai. Demokrasi telah sampai pada titik yang tidak terbantahkan. Stabilitas politik telah tercapai. Desentralisasi telah terwujud dan amandemen undang-undang yang penting telah dilakukan," katanya.

Menurut Presiden, stabilitas politik menjadi dasar stabilitas ekonomi serta memberi kenyamanan bagi pihak-pihak yang ingin berinvestasi dengan resiko kecil.

Alasan kedua yang mendasari keyakinan Presiden bahwa perekonomian Indonesia akan berkelanjutan adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia bukan hal yang artifisial.

"Ini asli. Ini didasari oleh makro ekonomi yang kuat," katanya.

Presiden kemudian menyatakan bahwa rasio utang terhadap PDB Indonesia turun tajam dari 83% pada 2001 menjadi kurang dari 25% pada 2011.

Ia juga menyebutkan ebuah lembaga internasional memperkirakan jika kelas konsumen Indonesia akan naik menjadi 135 juta pada 2030 dari 45 juta pada 2012.

"Kami memiliki sektor ekspor yang kuat, tapi ekonomi kami tidak tergantung pada pasar asing manapun," katanya merujuk pada peran besar konsumen lokal yang strategi ekonominya sederhana yaitu tetap belanja.

Oleh karena itu, kata Presiden, dalam kuartal kedua tahun ini lebih dari 60% PDB Indonesia berasal dari belanja domestik masyarakat Indonesia yang berjumlah lebih dari 240 juta jiwa.

Sementara alasan ketiga, kata Presiden, adalah Indonesia telah memiliki visi ekonomi yang ambisius hingga 2025.

"Kami menyebutnya sederhana, master plan yang kami selesaikan pada 2011," katanya merujuk pada enam koridor ekonomi Indonesia.

Rencana total investasi dalam master plan itu pada periode 2011 hingga 2025 mencapai sekitar US$437 miliar dengan pemerintah Indonesia, perusahaan milik negara dan sektor swasta memiliki kontribusi 65% dari total investasi itu.

Presiden Yudhoyono mengundang para calon investor itu bergabung dengan program itu hingga 2025 yang disebutnya sebagai akan sama-sama menguntungkan.

Namun, pada kesempatan itu, Presiden juga mengakui jika Indonesia masih memerlukan infrastruktur yang memadai, tata kelola pemerintahan yang baik, dan reformasi birokrasi untuk mendukung semua itu. (Ant/OL-12
Sumber : mediaindonesia.com


Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



Online Pooling