Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,249.00 14,249.000
AUD 11,024.97 11,024.970
HKD 1,836.07 1,836.070
MYR 3,460.86 3,460.860
NZD 10,242.18 10,242.180
NOK 1,719.76 1,719.760
GBP 20,158.92 20,158.920
SGD 10,759.37 10,759.370
CHF 15,891.37 15,891.370
JPY 13,015.15 13,015.150
MMK 8.91 8.910
INR 195.28 195.280
KWD 47,401.72 47,401.720
PKR 91.83 91.830
PHP 298.62 298.620
LKR 71.84 71.840
THB 457.22 457.220
BND 10,764.03 10,764.030
EUR 17,332.08 17,332.080
CNY 2,229.23 2,229.230
KRW 12.79 12.790
Last update: 16/06/21 14:01:18
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Saham Ritel Pilihan Analis
posted by admin on 19/07/12

INILAH.COM, Jakarta – Sektor ritel diyakini akan bergairah memasuki bulan puasa. Analis pun mulai mendeteksi pergerakan saham-saham sektor ini. Seperti apa diagnosanya?

Managing Research Indosurya Asset Management Reza Priyambada mengatakan, bercermin pada pergerakan puasa tahun lalu, saham PT Ramayana Lestari Sentosa (RALS) tidak terlalu atraktif, hanya berkisar antara Rp780 hingga Rp840.

Karena itu, secara teknikal, pada Ramadhan 2012 pun, kisaran pergerakannya tidak jauh berbeda. “Diharapkan, saham ini akan menguat menuju Rp1.070-1.090 per saham hingga akhir puasa,”ujarnya kepada INILAH.COM.

Demikian pula terhadap saham PT Matahari Putra Prima (MPPA) yang tahun lalu hanya bergerak di kisaran Rp840-950. Untuk tahun ini, secara teknikal, MPPA bisa menguat ke Rp1.060-Rp1.090 per saham.

“Sementara untuk anak usahanya, PT Matahari Departement Store (LPPF), saya tidak rekomendasikan karena saham ini tidak likuid,”tuturnya.

Adapun PT Mitra Adi Perkasa (MAPI) dinilai Reza merupakan emiten yang paling atraktif di sektor ritel. Dari sisi rentang pergerakan harga sahamnya, tahun lalu MAPI bergerak dalam kisaran Rp4.150 hingga Rp5.000.

Karena itu, hingga Lebaran 2012, MAPI diprediksi menguat ke Rp7.800-7.900, dengan harga wajar Rp8.000. “Karena sekarang sudah berada di level 7.700-an, kemungkinan akan mengalami pelemahan terlebih dahulu ke Rp7.500-7.600,”katanya.

Saham peritel lainnya yang menarik adalah PT Ace Hardware Indonesia (ACES) yang pergerakannya tahun lalu di kisaran Rp3.100 hingga Rp3.400. Untuk puasa tahun ini, ACES diharapkan bisa menguat ke Rp5.800-5.900 dengan harga wajar Rp6.000. “Sebelum level tersebut tercapai berpeluang melemah terlebih dahulu ke Rp5.400-5.500,”ujarnya.

Begitu juga dengan saham PT Supra Boga Lestari (RANC). “Saya menargetkan penguatan RANC ke Rp790-840 per saham hingga Lebaran,”katanya.

Dari sisi valuasi, saham RANC memiliki PER sebesar 25,69 kali dan ACES 25,78 kali, terendah di sektor ritel. Sedangkan RALS di level 46,06 kali, MPPA 54,14 kali, dan MAPI 49,42 kali. “Kendati demikian, bukan berarti, yang Price Earnings Ratio (PER)-nya tinggi, sudah mahal secara valuasi,”paparnya.

Saat ini, rata-rata industri masih di level 20,01 kali, dengan memfaktorkan semua emiten yang PER-nya minus. Lalu, tanpa memfaktorkan emiten yang PER-nya minus dan yang terlalu tinggi hingga di atas 300 kali, rata-rata PER industri di sektor ritel adalah 25 kali.

“Memang, PER RALS, MPPA, dan MAPI di atas rata-rata-rata industri. Tapi, saya percaya tingginya PER tersebut mencerminkan positifnya kinerja emiten. Karena itu, meski berada di atas rata-rata, kinerja saham-saham itu tetap akan terus tumbuh,”urainya.

Reza pun merekomendasikan investor untuk akumulasi bertahap saham-saham tersebut dengan pola buy on weakness. “Pembelian bisa bertahap 10-15% dari portofolio sambil melihat pergerakan saham-sahamnya di awal puasa. Jika melaju, pembelian bisa ditambah,”ucapnya.

Sedangkan analis dari Equator Securities Gina Novrina Nasution melihat saham-saham sektor ritel seprti RALS, MPPA dan MAPI sudah mulai terlihat pergerakannya. Rata-rata penguatan dalam beberapa hari terakhir sudah dalam kisaran 10%.

Sayangnya, sektor ritel juga tidak bisa dipisahkan dari pergerakan pasar secara umum yang belum stabil. Karena itu, potensi kenaikan harga saham sektor ritel untuk bulan puasa kali ini tidak akan signifikan. “Apalagi, saham-saham di di sektor ritel sudah bergerak terlebih dulu dalam dua pekan terakhir,”ujarnya dihubungi terpisah.

Jelang lebaran, saham RALS berpotensi mendekati level tertinggi sebelumnya di 2012 di angka Rp1.050. MPPA sendiri sudah mengalami kenaikan cukup signifikan untuk 2012 ke level Rp1.020. Kalau dilihat, di tengah kondisi pasar yang kurang stabil, MPPA kemungkinan akan terkoreksi terlebih dahulu ke Rp970-an. Sebab, saat MPPA naik ke Rp950-an, saham ini mengalami penguatan signifikan.

Pada saat bulan puasa, MPPA berpotensi menguat meskipun sudah terakumulasi penguatannya pada akhir semester pertama 2012. “Jika memanfaatkan momentum puasa, MPPA diharapkan bisa menguat ke Rp1.060 per saham,”katanya.

Sementara MAPI, memang sudah terkoreksi dalam beberapa hari terakhir. “Dengan momentum puasa, MAPI bisa mendekati level tertingginya 2012 pada Mei di Rp7.400,”imbuhnya.

Jika dilihat dari tren pergerakannya, Gina meyakini saham-saham sektor ritel masih berpotensi naik. Tapi, potensi kenaikannya sudah terbatas. “Karena itu, saya rekomendasikan buy on weakness ketiga saham itu. Momentum penguatan masih ada, tapi ada persaingan,”tutupnya. [ast] 

Sumber : inilah.com


Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 3.000 (1 users)

Rate this news:



Online Pooling