Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,893.00 14,893.000
AUD 10,062.36 10,062.360
HKD 1,897.28 1,897.280
MYR 3,295.81 3,295.810
NZD 8,962.72 8,962.720
NOK 1,477.34 1,477.340
GBP 17,156.41 17,156.410
SGD 10,599.28 10,599.280
CHF 15,499.47 15,499.470
JPY 10,385.95 10,385.950
MMK 7.09 7.090
INR 187.29 187.290
KWD 48,250.84 48,250.840
PKR 64.28 64.280
PHP 260.96 260.960
LKR 40.92 40.920
THB 406.71 406.710
BND 10,599.49 10,599.490
EUR 14,919.01 14,919.010
CNY 2,134.37 2,134.370
KRW 10.74 10.740
Last update: 21/09/22 12:30:42
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Pertamina Berencana Langsung Beli Minyak dari Sumber
posted by admin on 28/06/12

JAKARTA--MICOM: PT Pertamina Persero akan merealisasikan pembelian minyak mentah langsung dari sumber dan kilang-kilang minyak pada kuartal III-2012.

Menteri BUMN Dahlan Iskan di Jakarta, Rabu, mengatakan pembelian minyak mentah ini untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, sebab produksi minyak domestik kurang tercapai.

Sebelumnya, BUMN migas ini membeli minyak mentah dari pengecer minyak. "Kan Pertamina sudah mengakuisisi sebagian saham di perusahaan asal Venezuela dan bisa menambah 13 ribu barel," ujar Dahlan Iskan ditemui usai rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI.

Ia menambahkan Pertamina juga berencana untuk mengambilalih 10-20 persen saham di salah satu perusahaan minyak asal Irak. Bila Pertamina berhasil mengakuisisi perusahaan tersebut, maka dapat menambahkan persediaan minyak Pertamina sampai sekitar 100.000 per barel.

Dahlan juga menceritakan bahwa dalam pertemuan dengan perdana menteri Irak, Selasa (26/6), juga dibahas kemungkinan Indonesia dapat mengimpor minyak mentah kembali.

Selain itu, Pertamina akan melakukan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dengan menggunakan sistem "smart card" di SPBU yang sudah terkomputerisasi, sehingga dapat mengetahui penggunaan BBM oleh kendaraan roda empat. Sistem ini akan terintegrasi dengan BP Migas dan BHP Migas.

"Sistem ini akan ditender, tendernya satu paket saja karena harus sama dengan yang ada di seluruh Indonesia karena kita menghindari sistem yang berbeda-beda," urainya.

Dahlan mengakui Pertamina akan mencontoh sistem yang sudah dimiliki oleh PT AKR Corporindo Tbk. Adapun untuk pengembangan sistem itu, nilai investasinya berkisar Rp2 triliun-Rp3 triliun. (Ant/OL-2) 

Sumber: Mediaindonesia.com


Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



Online Pooling