Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,865.00 14,865.000
AUD 10,236.34 10,236.340
HKD 1,894.37 1,894.370
MYR 3,375.83 3,375.830
NZD 9,275.76 9,275.760
NOK 1,505.48 1,505.480
GBP 18,089.52 18,089.520
SGD 10,687.17 10,687.170
CHF 15,533.89 15,533.890
JPY 10,944.31 10,944.310
MMK 8.08 8.080
INR 188.60 188.600
KWD 48,464.03 48,464.030
PKR 72.29 72.290
PHP 270.59 270.590
LKR 41.26 41.260
THB 420.86 420.860
BND 10,700.27 10,700.270
EUR 15,591.30 15,591.300
CNY 2,219.01 2,219.010
KRW 11.50 11.500
Last update: 06/07/22 12:52:32
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
CPIN mencairkan utang baru untuk utang lama
posted by admin on 21/05/12

JAKARTA. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) mencairkan pinjaman US$ 100 juta. Jumlah itu setara 40% dari total fasilitas kredit yang diperoleh. CPIN mendapat pinjaman itu, pada September 2011, dari sindikasi yang dipimpin Citi Indonesia.

Ong Mei Sian, Direktur CPIN, menuturkan, penggunaan pencairan utang adalah refinancing. Mengutip laporan keuangan per akhir Maret 2012, CPIN melakukan refinancing atas pinjaman sindikasi yang dipimpin Citicorp International Ltd.

Plafon pinjaman yang diperoleh pada 21 Juni 2007 itu senilai US$ 69,35 juta plus
Rp 500,85 miliar. Fasilitas itu terbagi atas lima jenis, yaitu A1, A2, B1, B2 dan C. Seluruh fasilitas itu baru jatuh tempo pada Juni 2012.

Namun CPIN mulai melunasi sebagian dari fasilitas itu mulai 21 November 2011. Jumlah fasilitas A1 yang dilunasi adalah US$ 7,48 juta, A2 (senilai US$ 78.686), dan B1 (US$ 3,83 juta). CPIN juga melunasi fasilitas B2 senilai US$ 63.616 dan fasilitas C senilai US$ 20 juta.

Sumber dana pelunasan utang adalah pinjaman yang baru diperoleh pada September 2011. "Jadi kami masih punya sisa fasilitas pinjaman yang belum dicairkan sekitar US$ 150 juta," kata Mei Sian, di Jakarta, akhir pekan lalu.

CPIN akan menggunakan sisa pinjaman untuk kebutuhan belanja modal dan modal kerja. CPIN menganggarkan belanja modal tahun ini senilai Rp 1,5 triliun.

Dana itu akan dibagi rata untuk mengembangkan tiga lini bisnisnya, yaitu pakan ternak, anak ayam umur sehari atau day old chick (DOC) dan pengolahaan makanan.

Di bisnis pakan ternak, CPIN akan membuka tiga pabrik (feedmill) baru. Masing-masing berlokasi di Cirebon, Bali dan di lokasi pabrik terkini. Ekspansi itu menambah jumlah feedmill CPIN menjadi 9 unit. Pembukaan pabrik baru ditargetkan menaikkan produksi pakan hingga 40%, dari hasil di 2011, yang sebanyak 2,5 juta ton.

Di bisnis DOC, CPIN akan membangun 20-30 tempat pembibitan ayam (breeding farm) baru. Ssebagian besar berlokasi di Sumatra, Sulawesi dan Papua. Penambahan ini ditargetkan mendorong produksi DOC CPIN dari 11 juta ekor per minggu menjadi 15 juta ekor per minggu.

Agenda dalam bisnis pengolahan daging ayam adalah membangun dua pabrik pengolahan daging baru, di Medan dan Bandung. Berbagai agenda itu sesuai dengan target pertumbuhan penjualan CPIN, yaitu naik 15% dari hasil selama tahun 2011 yang senilai Rp 17,96 triliun.

Sumber kontan.co.id

Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.333 (3 users)

Rate this news:



Online Pooling