Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,441.00 14,441.000
AUD 10,277.30 10,277.300
HKD 1,840.36 1,840.360
MYR 3,313.82 3,313.820
NZD 9,435.71 9,435.710
NOK 1,552.60 1,552.600
GBP 18,163.55 18,163.550
SGD 10,456.86 10,456.860
CHF 14,934.53 14,934.530
JPY 11,205.48 11,205.480
MMK 7.80 7.800
INR 188.65 188.650
KWD 47,199.06 47,199.060
PKR 77.80 77.800
PHP 276.38 276.380
LKR 41.73 41.730
THB 421.54 421.540
BND 10,475.47 10,475.470
EUR 15,293.07 15,293.070
CNY 2,184.72 2,184.720
KRW 11.47 11.470
Last update: 11/05/22 13:07:11
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
China Kian Agresif Garap Pasar Eropa
posted by admin on 02/05/12

INILAH.COM, Budapest – China semakin tertarik menggarap pasar Eropa Tengah dan Timur dan mencari peluang investasi. China kini berupaya menggenjot impor dari Eropa sekaligus untuk membantu pemulihan ekonomi di sana.

Upaya China itu ditandai dengan kunjungan Perdana Menteri China Le Keqiang tiba di Budapest, Hungaria, Senin (30/4/2012). China Daily melaporkan, lawatan Li ke Eropa menyusul kunjungan PM Wen Jiabao yang juga ke Eropa bulan kemarin. Di Polandia, PM Wen meminta China dan kawasan Eropa Tengah dan Timur harus berupaya menaikkan volume perdagangan pada tahun 2015.

Sebenarnya, lawatan Wen di Polandia dilakukan lagi dalam waktu kurang dari setahun setelah ia mengunjungi Hungaria Juni tahun lalu, saat ia menyatakan komitmen kerjasama dengan para pemimpin negara-negara di kawasan itu.

“Lawatan ini mengindikasikan China tertarik dengan pasar Eropa Tengah dan Timur serta sedang mencari peluang investasi baru,” ujar Iliana Ivanova, wakil ketua delegasi Eropa dalam Hubungan Eropa – China.

Beijing berupaya menggenjot impor dari negara-negara Eropa dan mempercepat laju investasi di Eropa. Sementara itu, China semakin menunjukkan niat kerjasama dalam “ekonomi riil” selain sudah menalangi utang Eropa agar tidak bangkrut.

“China dan negara-negara Eropa harus merasakan efek positif dari hubungan dagang dan ekonomi dan bahkan harus semakin dekat berhubungan,” ujar Ivanova yang berasal dari Bulgaria.

“Melihat perdagangan dua arah antara China dan negara-negara Eropa Tengah serta Timur, kita bisa melihat betapa kencang laju hubungan itu berjalan, “ katanya.

Beijing banyak bekerjasama dalam teknologi tinggi dan kerjasama inovatif dengan negara-negara Eropa Barat. Kerjasama dengan negara-negara sedang berkembang di Eropa Tengah dan Timur, membuka peluang para investor China untuk mendirikan perusahaan-perusahaan patungan atau berinvetasi dalam proyek-proyek infrastruktur.

Bank of China akan mendukung investasi China di Eropa Timur dan Tengah ini. Cabang-cabang Bank of China akan dibuka di sana dan akan memperluas pelayanannya di kawasan itu. Bank Pembangunan China menawarkan kredit untuk mendukung bisnis para investor China di kawasan Eropa.

“Eropa Timur memliki banyak yang bisa ditawarkan ke China dan saya pikir kedua belah pihak bakal mengambil manfaat dari kerjasama ini,” ujar Ivanova lagi.

Krisis ekonomi global hingga saat ini memang belum reda benar namun harus menghindari praktek-praktek proteksionisme. ”Proteksionisme bukanlah kebijakan yang masuk akal dan bakal merusak hubungan dagang dan ekonomi kita. Perdagangan yang jujur diperlukan kedua belah pihak agar memperkuat hubungan dagang dan menggalakan pertumbuhan ekonomi, “ ujar Ivanova lagi.

PM Wen mengusulkan segera dibentuk panitia ahli agar bisa merealisasikan proyek infrastruktur jalan raya dan jalur kereta api di Eropa Tengah dan Timur. 

Sumber inilah.com

Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



Online Pooling