Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,360.00 14,360.000
AUD 10,186.84 10,186.840
HKD 1,842.11 1,842.110
MYR 3,398.74 3,398.740
NZD 9,777.88 9,777.880
NOK 1,582.12 1,582.120
GBP 19,079.58 19,079.580
SGD 10,496.32 10,496.320
CHF 15,609.84 15,609.840
JPY 12,699.02 12,699.020
MMK 8.01 8.010
INR 191.29 191.290
KWD 47,472.25 47,472.250
PKR 81.55 81.550
PHP 285.05 285.050
LKR 71.01 71.010
THB 425.09 425.090
BND 10,491.17 10,491.170
EUR 16,245.24 16,245.240
CNY 2,252.63 2,252.630
KRW 12.14 12.140
Last update: 08/12/21 13:39:22
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
AS Tak Mau Kehilangan Muka
posted by admin on 24/02/12

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat, akhirnya, mengulur waktu. Pemboikotan minyak sawit buatan Indonesia, yang semula akan mulai dilakukan 28 Februari, diundur sebulan menjadi 28 Maret 2012. Penundaan ini, diduga kuat, berkaitan dengan reaksi keras yang dilakukan Pemerintah Indonesia atas sikap AS tersebut.

Setelah Presiden SBY menyebut langkah AS sebagai tindakan yang tidak adil dan tidak fair, kini para pelaku bisnis sawit yang berkumpul dalam arena ICOPE (International Conference on Oil Palm and Evironment) membuktikan bahwa sawit Indonesia tidak seburuk yang dituding EPA.

Seperti diketahui Environment Protection Agency alias EPA menuding CPO Indonesia diproduksi dengan cara yang tidak ramah lingkungan. Kasarnya, perkebunan sawit di negeri ini dituduh sebagai salah satu yang merusak hutan alam.

Selain itu, sebagai bahan baku energi terbarukan, CPO juga hanya mampu menurunkan emisi gas rumah kaca antara 11% sampai 17%. Padahal EPA menetapkan pengurangan emisi minimal 20%.

Nah, dalam ICOPE, yang berlangsung mulai 22 Februari dan berakhir hari ini, seluruh tudingan tersebut terbantahkan sudah. Para peserta, yang terdiri dari LSM, pengusaha dan petani sawit dari 15 negara, sekarang tahu bahwa sawit Indonesia ditanam dengan sistem yang ramah lingkungan dan berkesinambungan.

Harus diakui, memang, ada sebagian kecil kebun sawit yang diselenggarakan di area hutan gambut. Namun, itu merupakan warisan pengusaha 30 tahun lalu. Sementara penanaman selanjutnya dilakukan dengan lebih tertib dan teratur.

Menurut seorang pejabat tinggi, AS juga sebenarnya sudah mengetahui ihwal ini semua. Tapi mereka tetap memaksakan tuduhan ‘perusak hutan’ bagi sawit Indonesia. Tujuannya, tak lain, lantaran CPO Indonesia terus menerus mendesak minyak berbasis kedelai yang banyak diproduksi petani AS. “Jadi ini hanya trik dagang semata,” kata sang petinggi dari Kementrian Perdagangan.

Suara senada dikemukakan Benny Wahyudi, Dirjen Industri Agro, Kementrian Pertanian. Kata dia, beberapa waktu lalu, ancaman boikot ini dilakukan hanya untuk melindungi pasar minyak nabati lain di luar sawit.

Pernyataan tersebut diperkuat Deddy Saleh, Dirjen Perdagangan Luar Negeri-Kemendag. Menurutnya, kalau dilihat dari sisi dampak lingkungan, kelapa sawit jauh lebih baik dari kedelai. Dan yang tak kalah penting, perkebunan sawit lebih efisien karena bisa menghasilkan 4 ton per hektar. Sementara, untuk luas kebun yang sama, kedelai hanya mendatangkan hasil panen sebanyak 0,4 ton saja.

Jadi, pantas kalau banyak yang menduga, perpanjangan waktu yang diberikan AS kepada Indonesia, hanya agar negeri adidaya itu tidak kehilangan muka. 

Sumber inilah.com

Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



Online Pooling