Ciptapangan
Ciptapangan
SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?


Job Application Form
Job Application Form
CURRENCY
Currency Buy Rate Sell Rate
USD 14,249.00 14,249.000
AUD 11,024.97 11,024.970
HKD 1,836.07 1,836.070
MYR 3,460.86 3,460.860
NZD 10,242.18 10,242.180
NOK 1,719.76 1,719.760
GBP 20,158.92 20,158.920
SGD 10,759.37 10,759.370
CHF 15,891.37 15,891.370
JPY 13,015.15 13,015.150
MMK 8.91 8.910
INR 195.28 195.280
KWD 47,401.72 47,401.720
PKR 91.83 91.830
PHP 298.62 298.620
LKR 71.84 71.840
THB 457.22 457.220
BND 10,764.03 10,764.030
EUR 17,332.08 17,332.080
CNY 2,229.23 2,229.230
KRW 12.79 12.790
Last update: 16/06/21 14:01:18
1 troy oz

=

  31.10 gram
1 US bushel (bu)

=

  35.24 liter
1 barrel (bbl)

=

158.97 liter

Ciptapangan Visitor
Kiat Charoen Menggenjot Margin
posted by admin on 19/05/11

Lonjakan harga komoditas pangan menjadi momok yang menakutkan bagi produsen pakan ternak. Kenaikan harga yang terlalu ekstrem bisa menggerus margin, sehingga mengancam perolehan laba bersih. 

Saat ini beberapa komoditas pangan seperti jagung dan kacang kedelai digunakan sebagai bahan baku utama pakan ternak. Perusahaan pun dihadapkan pada dua pilihan, menaikkan harga jual atau mempertahankan harga guna memompa volume.
 
Sebagai perusahaan pakan ternak terbesar di Tanah Air, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) memilih opsi pertama. Sejauh ini, strategi yang diambil membuahkan hasil positif. Buktinya, selama kuartal I-2011, pendapatan dan laba bersih perseroan melonjak 27% dan 46% menjadi masing-masing Rp 4,3 Triliun dan Rp 653 miliar. 

Sejumlah analis meyakini, perseroan mampu mempertahankan hasil ini hingga akhir tahun. Alhasil, harga saham CPIN berpotensi menguat sepanjang tahun ini. 

Adi N Wicaksono, analis PT Kim Eng Securities, mencatat, perseroan menaikkan harga jual tiga produk utamanya, yakni pakan ternak, anak ayam usia sehari komersial (Day old Chicks/DOC) dan makanan olahan berbasis ayam. 

Dia mencatat, harga jual pakan ternak naik 20% menjadi Rp 5.000/kg. Hal ini dilakukan untuk merespons kenaikan harga jagung dan kedelai sebesar 54% dan 31% menjadi US$ 6,7 per bushel dan US$ 13,8 per bushel. 

“Charoen merupakan pemimpin pasar di bisnis pakan ternak dengan pangsa pasar 37%. Dengan demikian, posisi tawar perseroan cukup kuat. Kenaikan harga jual bisa diterima oleh konsumennya,” tulis Adi dalam risetnya yang dipublikasikan 12 Mei 2011. 

Sementara itu, perseroan, tukas Adi, menaikkan harga DOC sebesar 44% menjadi Rp 4.360/ekor. Ini menyusul ketatnya pasokan anak ayam akibat cuaca ekstrem yang berlangsung sejak tahun lalu. “Cemerlangnya kinerja Charoen dalam tiga bulan 2011 dipicu kenaikan ASP yang mampu meningkatkan margin ,”jelas dia. 

Rangkaian kenaikan harga jual, dalam pandangan Adi, membuat Charoen berhasil meraih margin kotor yang tinggi, yakni sebesar 23%. Jumlah ini di atas proyeksi Kim Eng sebesar 18,5%. 

“Awalnya kami kira ada selisih waktu antara kenaikan harga jual dengan kenaikan harga bahan baku. Tapi nyatanya perseroan bergerak cepat dengan menaikkan harga jual,” tandas dia. 

Adi memprediksi harga jagung dan kacang kedelai akan mencapai US$ 6,7 per bushel dan US$ 13,8 per bushel hingga akhir tahun ini. Sejalan dengan itu, beban pokok penjualan pakan ternak ditaksir naik 29% menjadi Rp 4.500. 

Untuk itu, Adi memprediksi perseroan akan kembali menaikkan harga pakan ternak sekitar 9-10%. Dengan demikian, akumulasi kenaikan harga jual tahun ini sekitar 29-30%, sehingga margin kotor bisa bertahan di level 24%. 

TP Rp 2.500 

Adi Wicaksono menaikkan asumsi margin kotor tahun ini menjadi 24,6% dari sebelumnya 18,5%. Sementara rata-rata margin kotor selama 2012-2015 dikerek menajdi 24,1% dari sebelumnya 16%. 

Atas dasar itu, Adi merekomendasikan buy saham CPIN dengan target harga Rp 2.500 berdasarkan valuasi PER 13,7 kali. Sedangkan Jessica Irene, analis CLSA mempertahankan rekomendasi sell saham CPIN dengan target Rp 1.750. 

Reza Priyambada, managing research Indosurya Asset Management, menyatakan, valuasi CPIN lebih mahal dibanding rata-rata industry. PER industri saat ini mencapai 12 kali, sementara CPIN mencapai 14,4 kali. 

Reza merekomendasikan buy untuk CPIN. Target harganya dalam 3-6 bulan ke depan Rp 2.100. Pada perdagangan kemarin, saham CPIN naik Rp 20 (1,05%) ke level Rp 1.930.

Sumber Harian InvestorDaily, Kamis, 19 Mei 2011

Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: -1.000 (1 users)

Rate this news:



Online Pooling