Ciptapangan
Ciptapangan





Januari, Ekspor Nonmigas Melesat 47,6%
posted by admin on 10/03/10

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatatkan ekspor nonmigas selama Januari 2010 meningkat 47,6 persen atau senilai USD3 miliar lebih tinggi dibandingkan Januari 2009.

"Pertumbuhan ini jauh melampaui target pemerintah yang telah ditetapkan dalam Renstra Kemendag 2010-2014 yaitu 7-8,5 persen pada 2010," ungkap Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar, pada konferensi pers mengenai perkembangan ekspor impor di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (10/3/2010).

Penguatan ekspor nonmigas Januari 2010 didorong oleh peningkatan ekspor dari seluruh sektor. Peningkatan tertinggi terjadi pada sektor pertambangan yang naik sebesar 108,7 persen terutama batu bara dan tembaga yang dipicu oleh tingginya permintaan China, Amerika Serikat, dan Jepang untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya akibat musim dingin.

"Selain itu, faktor meningkatnya harga barang tambang juga mempengaruhi kenaikan ekspor sektor pertambangan," ujarnya.

Ekspor sektor industri juga mulai memperlihatkan kinerja yang lebih baik daripada tahun lalu. "Menguatnya ekspor sektor industri ini pertanda mulai pulihnya perekonomian negara-negara tujuan ekspor, seperti AS, Jepang dan Uni Eropa," jelasnya.

Selain itu, dijelaskannya, telah terjadi pergeseran pasar tujuan ekspor Indonesia, dari negara tradisional ke negara nontradisional. Dominasi pangsa ekspor ke beberapa negara anggota Uni Eropa seperti Belanda, Italia, dan Spanyol, AS dan Jepang mulai berkurang, bergeser ke China, India, dan negara-negara lainnya.

Pada Januari 2010, pangsa ekspor nonmigas ke Belanda, Italia, Spanyol, dan AS masing-masing mengalami penurunan menjadi empat persen, dua persen, dua persen, dan 12 persen dari Januari 2009 yang mencapai lima persen, tiga persen, tiga persen, dan 12 persen.

Sedangkan pangsa ekspor nonmigas ke Jerman dan Jepang tidak mengalami perubahan yakni masing-masing mencapai tiga persen dan 16 persen.

Sementara untuk periode yang sama pangsa ekspor nonmigas ke China, India, dan Korea mengalami peningkatan masing-masing menjadi 14 persen, 11 persen dan delapan persen, dari sebelumnya yaitu 10 persen, sembilan persen, dan lima persen.

Sumber okezone.com

Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?
ONLINE POLLING
Apakah Anda Setuju Bank Indonesia melakukan Redenominasi (Pengecilan Nilai) Rupiah ?
A. Setuju
B. Tidak Tahu
C. Tidak Setuju

Results
MOST VISITED
Harga Minyak Mentah di USD74/Barel
(Visited 688 times)
Read More...

Dana Asing Terus Topang IHSG
(Visited 552 times)
Read More...

Ekonomi Kuartal III Bisa di Atas 6%, Asal...
(Visited 474 times)
Read More...

Wow, Pasar Domestik China USD2 T
(Visited 413 times)
Read More...

Ternyata, Uang Sekolah Juga Picu Inflasi
(Visited 313 times)
Read More...

MOST RATED
Siap-Siap, Subsidi Rumah Cair Akhir Agustus
Read More...

Harga Minyak Mentah di USD74/Barel
Read More...

Honda Siapkan Mobil Diesel di India
Read More...

Awas! Nilai Ujian Facebooker Rendah
Read More...

GM Indonesia Terus Studi Masalah Fuel Pump
Read More...