Ciptapangan
Ciptapangan





Pemerintah Tetapkan Defisit RAPBN-P Rp129,8 T
posted by admin on 09/03/10

JAKARTA - Pemerintah akhirnya menetapkan defisit dalam RAPBN-P 2010 sebesar 2,1 persen atau sebesar Rp129,8 triliun. Angka tersebut membengkak sebsar Rp38,1 triliun dibanding defisit dalam APBN 2010 yang sebesar Rp98 triliun atau sebesar 1,6 persen.

Meskipun demikian, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengklaim bahwa besaran defisit yang masih dibawah 3 persen tersebut masih diperbolehkan dalam Undang-Undang APBN 2009 dan masih jauh lebih kecil dibandingkan dengan negara-negara lain terutama negara Eropa yang sedang tertimpa krisis.

"Kalau Indonesia defisitnya itu 2,1 persen masih jauh dibawah negara-negara Eropa," ujarnya saat konferensi pers tentang RAPBN-P 2010 di Aula Mezzanine, Kantor Kementerian Keuangan, Jalan Dr Wahidin, Jakarta, Senin (8/3/2010).

Meskipun defisit bertambah namun penerimaan negara pun diproyeksikan akan bertambah dalam APBN-P 2010 yaitu mencapai Rp974,8 triliun atau naik Rp25,2 triliun dibanding APBN 2010 yang hanya Rp949,7 triliun.

Sementara itu, belanja pemerintah juga meningkat sebesar Rp57 triliun atau menjadi Rp1.104,6 triliun dari sebelumnya yang hanya sebesar Rp1.047,7 triliun.

Untuk menutupi defisit sebesar 2,1 persen tersebut, Menkeu menegaskan bahwa pemerintah sepenuhnya akan menggunakan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) 2009 yang sebesar Rp38,7 triliun. "Pembiayaan defisit akan diperoleh dari SILPA yang Rp38,7 triliun," tambahnya.

Meskipun demikian, dari segi pembiayaan utang, porsi utang luar negeri akan lebih besar dibanding proyeksi semula yaitu menjadi sebesar Rp72,3 triliun dari sebelumnya Rp57,6 triliun.

Sumber okezone.com

Previous News     |      Next News

Related News


Current Rating: 0.000 (0 users)

Rate this news:



SIGN IN ACCOUNT
Email / NIK:
Password:
 Remember my login ID
Forgot Your Password?
ONLINE POLLING
Apakah Anda Setuju Bank Indonesia melakukan Redenominasi (Pengecilan Nilai) Rupiah ?
A. Setuju
B. Tidak Tahu
C. Tidak Setuju

Results
MOST VISITED
Harga Minyak Mentah di USD74/Barel
(Visited 687 times)
Read More...

Dana Asing Terus Topang IHSG
(Visited 546 times)
Read More...

Ekonomi Kuartal III Bisa di Atas 6%, Asal...
(Visited 469 times)
Read More...

Wow, Pasar Domestik China USD2 T
(Visited 412 times)
Read More...

Ternyata, Uang Sekolah Juga Picu Inflasi
(Visited 313 times)
Read More...

MOST RATED
Siap-Siap, Subsidi Rumah Cair Akhir Agustus
Read More...

Harga Minyak Mentah di USD74/Barel
Read More...

Honda Siapkan Mobil Diesel di India
Read More...

Awas! Nilai Ujian Facebooker Rendah
Read More...

GM Indonesia Terus Studi Masalah Fuel Pump
Read More...